Warga Gelanggang Meurak Kesal, Drainase Milik PLTU 1 Dan 2 Ditutup

Warga Gelanggang Meurak Kesal, Drainase Milik PLTU 1 Dan 2 Ditutup

0

wali-news.com, Meulaboh – Warga Dusun Geulanggang Meurak, Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir kembali melakukan aksi penutupan drainase atau saluran pembuangan air milik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 dan 2 Nagan Raya, yang terhubung dengan saluran pembuangan air milik warga.

Penutupan 8 Drainase atau saluran pembuangan dilakukan oleh puluhan masyarakat dusun gelanggang meurak dengan cara ditambal dengan tanah bercampur semen yang sudah dimasukkan kedalam karung beras.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes dan kekesalan warga atas sikap PLTU 1 dan 2 yang tidak merespon tuntutan ganti rugi lahan bangunan milik warga yang selama ini tercemar polusi udara, saluran air dan pencemaran lingkungan oleh debu batubara.

“Kami merasa ditipu, katanya Manager PLN Pembangkit di Medan mau turun kemari seperti yang disampaikan kepada tim 19, tapi ini sudah sebulan lebih tak tampak batang hidungnya,” kata Fachruddin warga dusun gelanggang meurak Kepada wartawan, Sabtu (18/5/19), Siang.

Ia mengatakan, padahal sebelumnya Manager PLN Pembangkit Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang berada di Medan sudah pernah berjanji akan turun ke lokasi untuk berdiskusi dengan warga, namun hingga saat ini tidak direalisasi.

Fachruddin menilai, manajemen PLTU 1 dan 2 seperti meremehkan apa yang menjadi tuntutan warga. Mereka seperti tuli atas apa yang dirasakan warga Dusun Geulanggang Merak yang setiap hari menikmati paparan debu batubara, dan polusi udara yang dihasilkan dadi cerobong asap dari mesin pembangkit tersebut.

Menurut Fachruddin, dalam ganti rugi lahan dan bangunan terhadap 45 Kepala Keluarga (KK) tersebut, PT Mifa Bersaudara telah bersedia membayar ganti rugi untuk 20 pemilik, kemudian PLTU 3 dan 4 untuk 10 pemilik, sementara 15 lainnya merupakan tanggungg jawab PLTU 1 dan 2 karena lebih dekat dengan PLTU tersebut.

“Untuk itu kami mendesak agar Manager PLTU 1 dan 2 segera menyampaikan persoalan warga kepada atasannya, jangan alasan tidak punya kewenangan lalu diam saja,” Cetusnya. (OS)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Kabar Baik, Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Walinews- Malang Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang,