Nurdin Halid Ketiga Kalinya Terpilih Kembali Menjadi Ketum Dekopin

Nurdin Halid Ketiga Kalinya Terpilih Kembali Menjadi Ketum Dekopin

0

wali-news.com, Makassar – Nurdin Halid terpilih kembali untuk ketiga kalinya sebagai Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Periode 2019-2024 dalam Munas Dekopin di Makassar, Rabu malam (13/11/2019).

Ketua DPD I Golkar Sulsel tersebut menjadi calon tunggal dalam Munas Dekopin di Hotel Claro.

Sebelumnya, terdapat dua tokoh yang digaung-gaungkan ingin menantang Nurdin, yakni Fadel Muhammad dan Jimly Asshiddiqie.

Meski dalam pelaksanaan pemilihan Ketua Dekopin hanya diikuti oleh calon tunggal, panitia Munas tetap menggelar pemungutan suara.

Dari jumlah pemilik suara terdaftar, yakni sebanyak 514 orang dari perwakilan Dekopinda di 34 provinsi se-Indonesia. Hasil pemilihan menetapkan sebanyak 435 suara memilih Nurdin Halid sebagai Ketua Dekopin.

Dalam sambutannya, Nurdin Halid mengatakan, pihaknya maju untuk kembali menjadi Calon Ketua Umum Dekopin atas permintaan anggota.

“Saya maju kembali untuk menjadi Calon Ketum karena atas permintaan dari anggota. Sebagaimana yang kita tahu, tidak ada orang Indonesia yang menolak ketika diberikan amanah,” ucapnya.

Sebelumnya, ketika sidang dimulai, salah satu peserta dari Tim Fadel Muhammad tidak terima atas tindakan panitia yang mana kelompok Nurdin Halid tidak memberikan ruang kepada Tim Fadel Muhammad untuk bicara. Bahkan, mematikan sound dan mic pada saat mereka memberikan pandangan, sehingga sempat terjadi keributan.

Salah satu yang menjadi kendala bagi Tim Fadel Muhammad sebenarnya adalah Kelompok Nurdin Halid ingin merubah AD/ART sebagaimana tercantum bahwa ketua Dekopin hanya bisa sampai dua Periode. Sementara AD/ART dapat dirubah bila melaukan Munas Khusus.

(Tiara Ayu)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Mendukung Upaya Pemerintah Kendalikan Covid dan Pemberian Bansos

Wali-news.com. Pemerintah terus berupaya untuk mengendalikan Covid-19 sekaligus