195 Massa Ditangkap Ketika Menggelar Aksi di Depan Gedung DPRD Provinsi Sulsel

195 Massa Ditangkap Ketika Menggelar Aksi di Depan Gedung DPRD Provinsi Sulsel

0

wali-news.com, Makassar – Kemarin sore, terjadi penangkapan terhadap 195 orang massa yang merupakan mahasiswa dari berbagai kampus yang tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Selasa (24/9/2019).

Dari pantauan wali-news.com, seorang mahasiswa yang ditangkap oleh aparat tersebut mengalami luka dan berlumuran darah di bagian dahi. Terindikasi luka tersebut disebabkan oleh pukulan yang dilakukan aparat.

Puluhan dari ratusan mahasiswa yang ditangkap kemudian dikumpulkan dan dibuka bajunya, selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Belum diketahui latar belakang aparat melakukan penangkapan terhadap para mahasiswa tersebut. Namun, tindakan penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap massa aksi memang seringkali dinilai represif dan berlebihan.

Hingga beredar sebuah video di media sosial yang berisi pengejaran mahasiswa oleh oknum aparat yang bersembunyi di dalam sebuah masjid di samping Kantor DPRD Provinsi Sulsel.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kepolisian Daerah Polda Sulawesi Selatan, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H.

Aksi Unjuk Rasa di Kota Makassar berujung ricuh. Oknum massa yang melakukan pelemparan batu kemudian dikejar aparat. Mahasiswa itu berlari dan bersembunyi di dalam masjid di samping Gedung DPRD Provinsi Sulsel.

“Mahasiswa yang melempar (batu kepada) petugas sengaja menjadikan masjid sebagai tameng, akhirnya petugas menangkap pelaku pelemparan yang bersembunyi di Masjid,” ucapnya.

Dicky mengatakan pihaknya meminta maaf atas insiden tersebut. Namun, Polda Sulsel tetap memberikan sanksi kepada oknum aparat yang melakukan tindakan berlebihan dalam pengamanan aksi mahasiswa.

Meski demikian, ia melanjutkan, pihaknya juga akan memproses hukum terhadap mahasiswa yang melakukan pelemparan batu tersebut.

“Oknum yang melakukan tindakan berlebihan akan diproses secara hukum dan mahasiswa pelaku pelemparan juga akan diproses secara hukum. Propam segera melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut,” tuturnya.

(Tiara Ayu)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

300 Pelajar Barsel Ikuti Vaksinasi Covid dari BINDA Kalteng

Wali-news.com. Ratusan pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten