3 Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Berkas Jajaran Polresta Banda Aceh

3 Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Berkas Jajaran Polresta Banda Aceh

0

Banda Aceh-  Jajaran Kepolisian Republik Indonesia Resort Kota Banda Aceh kembali ungkap kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur, kejadian tersebut terjadi pada Februari lalu di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, dalam gelar kasus kepada sejumlah media, Kepolisian turut menghadirkan tersangka dan berikut barang bukti.

Kasus ini kini ditangani oleh Unit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh.

Ketiga pelaku masing-masing berinisial TR (49), RS (34) dan RR (20). Mereka merupakan warga Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Sementara, yang menjadi korban adalah dua orang anak yang masih berstatus pelajar, yakni (NS) 8 dan (Al) 8 yang keduanya masih berusia delapan tahun.

Kapolreta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP Riyan Citra Yudha mengatakan, Kejadian Tersebut Pada bulan februari 2020 lalu. Dengan 2 orang korban masih di bawah umur.

AKP Riyan menceritakan kronologi kejadian kepada sejumlah pewarta, NS dan AL pergi kewarung yang tidak jauh dari rumah korban, kedua anak itu  bertujuan untuk membeli jajanan, namun setelah sampai diwarung yang tuju,  ternyata warung tersebut tutup, kemudian keduanya pergi kewarung yang berada didekat SD Negeri 62 Banda Aceh yang lokasinya juga tidak jauh dari rumah korban, setelah keduanya sampai ternyata warung tersebut juga tutup, Kata AKP Riyan Citra yudha kepada awak media di Polresta Banda Aceh, Banda Aceh. Selasa (06/10/2020).

Lanjut Riyan, salah satu dari pelaku saat itu sedang berjualan pisang goreng yang berada di lokasi tersebut, pelaku memanggil korban yang keduanya hendak pulang, Lalu pelaku menarik paksa tangan ke 2 korban dan menyuruh masuk ke dalam kolong rak gorengan milik pelaku. Jelas AKP Riyan

Setelah masuk ke kolong  rak itu, berdasarkan pengakuan korban, di tempat itu, sudah ada seorang anak perempuan dengan posisi tangan terikat dengan mulut dilakban, saat ini kita terus menelusuri indetitas anak itu, Terang Kasat Reskrim.

” Waktu itu pelaku sempat mengancam korban dengan senjata tajam jenis parang, agar korban tidak lari dan menjerit “, selanjutnya tersangaka memanggil pelaku lain RS dan RR.

Akhirnya dilokasi semak semak tidak jauh dari pelaku berjualan ketiga korban dicabuli dan disetebuhi oleh ketiganya.

Akibat perbuatan pelaku yang tidak terpuji itu, kedua orang tua korban yang mengadukan kasus tersebut kepada aparat Kepolisian.

Dari laporan orang tua, AKP Riyan bersama anggota melakukan penyilidikan dan akhirnya berhasil menangkap ketiga pelaku di tempat terpisah.

Atas perbuatan pelecehan itu ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 81 Jo pasal 82 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 35 tahun 2014 dan UU RI Nomor 17 tahun 2016 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.(Dar)

Editor : Myles Caleu

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Polda Aceh Sita Aset Owner Yalsa Boutique Serta periksa 25 saksi

Wali-news.com, Banda Aceh – Ditreskrimsus Polda Aceh terus