Aksi Protes Mahasiswa Dengan Memasang Spanduk “Balikin UKT Kami Ditengah Pandemi”

Aksi Protes Mahasiswa Dengan Memasang Spanduk “Balikin UKT Kami Ditengah Pandemi”

0

wali-news.com, Bandar Lampung – Pemasangan spanduk bertuliskan “Balikin UKT Kami Ditengah Pandemi” merupakan sebuah peringatan dan bentuk penolakan mahasiswa terhadap pihak rektorat yang bersifat kapitalis karena terus menerus menarik pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di tengah pandemi Covid-19 (4/5/20).

Dalam situasi pandemi Covid-19, tidak terdapat masyarakat dan negara manapun yang siap untuk menghadapi wabah tersebut. Kebijakan social distancing yang dilakukan pemerintah merupakan salah satu langkah dalam mencegah berkembangnya Covid-19. Akan tetapi, kebijakan tersebut berdampak pada penurunan situasi ekonomi di kehidupan masyarakat.

Selain itu, pemerintah sampai detik ini belum mampu menjawab kebutuhan logistik masyarakat, sehingga masyarakat lebih memiliki untuk bekerja dan berjuang mencari sumber penghidupan demi memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Tingginya tingkat kenaikan harga pangan ditengah pandemi Covid-19 juga menjadi salah satu faktor melemahnya daya beli masyarakat di sektor formal maupun informal.

Menjawab persoalan biaya UKT yang menjadi persoalan krusial perlu disikapi oleh birokrasi kampus karena semua lini kehidupan berdampak bagi mahasiswa, orang tua siswa, maupun pihak kampus sendiri. Seharusnya kampus dapat memahami keadaan mahasiswanya karena proses kuliah daring sudah menambah beban mahasiswa dengan membeli kuota internet di luar batas kemampuan, walaupun kegiatan pembelajarannya tidak efektif.

Sesuai SE PLT Dirjen Dikti dengan nomor surat 302/E.E2/KR/2020, pimpinan Perguruan Tinggi diberikan otoritas penuh untuk mengambil keputusan terkait kebijakan yang paling pantas dan sesuai untuk tiap universitas. Artinya kampus memiliki kewenangan sendiri mengatur rumah tangganya untuk membuat kebijakan yang meringankan mahasiswa ditengah wabah. Sebaiknya, logika kapitalisme dikesampingkan atau ditiadakan. Kampus jangan dulu membangun atau merenovasi fasilitas karena untuk saat ini seluruh civitas akademik tidak memerlukan fasilitas baru. Maka dari itu, mahasiswa mendesak agar birokrasi kampus untuk memberikan bantuan pelayanan kepada mahasiswa ditengah pandemi Covid-19 dengan pemberian bantuan kuota dan memberikan kepastian dapat melanjutkan kuliah paling tidak sampai pandemi Covid-19 selesai dan perekonomian stabil.

Sekarang kita hidup bukan hanya dibayang-bayangi oleh corona, namun juga biaya UKT.

Editor : Ikhsan

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Mendukung Upaya Pemerintah Kendalikan Covid dan Pemberian Bansos

Wali-news.com. Pemerintah terus berupaya untuk mengendalikan Covid-19 sekaligus