Bea Cukai dan Polda Aceh Gagalkan Penyeludupan 33 Kilogram Sabu

Bea Cukai dan Polda Aceh Gagalkan Penyeludupan 33 Kilogram Sabu

0

Wali-news, Banda Aceh – Petugas gabungan Bea Cukai dan Kepolisian Daerah Aceh berhasil menggagal upaya penyeludupan sabu melalui perairan Seunudon, Kabupaten Aceh Utara. Petugas menangkap 4 orang pelaku berikut barang bukti 33 kg sabu  yang hendak diseludupkan dari  Malaysia menuju Aceh.

“Keberhasilan mengagalkan penyeludupan ini berkat informasi masyarakat. Kami menerima info akan ada kegiatan penyelundupan narkotika jenis shabu yang dibawa dari Malaysia ke Aceh melalui Perairan Seunudon, Aceh Utara,” kata Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Raden Purwadi saat konferensi Pers, Senin (27/07/20).

Menerima laporan tersebut, kata Wakapolda, petugas gabungan Kanwil Bea Cukai Aceh, Lhokseumawe, dan Ditresnarkoba Polda Aceh, langsung menggelar patroli darat maupun laut. Selain kapal Laut Bea Cukai BC 15021,  patroli juga dilakukan menggunakan dan sampan sewaan milik nelayan.

“Patroli kita kerahkan di sepanjang pantai wilayah Aceh Utara pada (19/07/20) malam. Waktu itu  target diketahui memasuki wilayah darat sehingga kita lakukan pengejaran,” ungkap Wakapolda.

Pengejaran lanjut Wakapolda juga dilakukan dilakukan menggunakan dua mobil. Petugas yang melakukan pengejaran akhirnya menangkap pelaku di dua lokasi terpisah di Kabupaten Aceh Utara.

“Dalam penggeledahan petugas menemukan dua karung berisi 33 (tiga puluh tiga) bungkus sabu. Setiap bungkusnya memiliki berat 1 Kg yang dikemas dalam teh China warna hijau,” ujar Wakapolda.

Sementara itu Kakanwil Bea dan Cukai Safuadi menyampaikan terima kasih atas kerjasama semua pihak dalam upaya menggagalkan barang haram tersebut. Keberhasilan tersebut kata Safuadi merupakan wujud komitmen Polda Aceh bersama Bea Cukai Aceh mewujudkan Provinsi Aceh bebas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan obat obatan berbahaya (narkoba).

” Penggagalan penyelundupan sabu ini setidaknya telah menyelamatkan 264 ribu generasi dari pengaruh buruk narkotika. Ini dengan asumsi jika 1 gram narkotika jenis sabu dikonsumsi oleh 8 orang,” kata Safuadi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ke-4 pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolda Aceh. Dari 4 pelaku 1 diantaranya merupakan pengedar sedang 3 lainnya merupakan kurir.

Selain Wakapolda dan Kakanwil Bea Cukai Aceh, konferensi pers yang berlangsung di Aula Mapolda Aceh itu dihadiri Ditreskrimsus Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol. Ade Sapari dan pejabat di dua instansi itu. (Win)

Editor : Arman

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Cegah Penyebaran Covid-19, Jaksa Kejari Aceh Besar Turun ke Jalan

Wali-news, Aceh Besar – Sejumlah jaksa dari Kejaksaan