Batal Berangkat Haji Tahun 2020, Begini Cara Minta Dana Setoran yang Dilunasi

Batal Berangkat Haji Tahun 2020, Begini Cara Minta Dana Setoran yang Dilunasi

0
Foto: ilustrasi berangkat Haji

Wali-news, Banda Aceh – Pemerintah menyediakan opsi pengembalian dana, bagi jemaah yang ingin biaya haji yang telah dilunasi untuk musim haji tahun 2020 dikembalikan. Opsi pengembalian dilakukan setelah pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji tahun 2020 ke Arab Saudi akibat Pandemi Corona (Covid-19).

” Namun yang bisa diminta kembali adalah dana setoran pelunasan awal, bukan dana setoran awalnya. Sebab, jika jemaah juga menarik dana setoran awalnya, berarti dia membatalkan rencana mendaftar hajinya,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar, Rabu (03/06/2020)

Menurut Nizar, jemaah yang ingin meminta kembali dana yang telah dilunasi harus mengajukan permohonan pengembalian dana pelunasan ke Kantor Kementrian Agama baik di Kabupaten maupun Kota tempat jemaah mendaftar. Nantinya, permohonan akan diproses Kankemenag ke Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah dan selanjutnya diproses ke BPKH.

“BPKH yang akan menerbitkan surat perintah membayar kepada Bank Penerima Setoran (BPS) agar mentransfer dana setoran pelunasan itu kepada rekening jemaah haji,” tuturnya.

Nizar mengatakan hal itu karena sejak tahun 2018 dana haji sudah diserahkan dan dikelola sepenuhnya BPKH sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2018 yang terbit 13 Februari 2018. Peraturan tersebut, mengatur tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

“Saat itu, (Februari 2018), tercatat dana haji mencapai Rp103 Triliun, dan sejak itu semuanya sudah menjadi wewenang BPKH. Rilis terakhir BPKH menyebut dananya sudah mencapai Rp135 Triliun,” kata Nizar.

Saat ini lanjut Nizar, Kementerian Agama sudah tidak mempunyai Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) untuk mengelola, apalagi mengembangkan dana haji dalam bentuk apapun. Sementara itu paska keputusan pemerintah membatalkan keberangkatan haji tahun 2020, Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat, sebanyak 198.765 jemaah haji reguler telah membayarkan dana setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Jumlah tersebut tersebar di 13 Embarkasi, yakni Aceh (4.187 jemaah), Balikpapan (5.639), Banjarmasin (5.495), Batam (11.707), Jakarta-Bekasi (37.877) dan Jakarta – PondokGede (23.529). Selanjutnya Lombok (4.505), Makassar (15.822), Medan (8.132), Padang (6.215), Palembang (7.884), Solo (32.940), dan Surabaya (34.833).

Adapun besaran dana setoran pelunasan yang telah dibayar beragam, sesuai embarkasi keberangkatan. BPIH terrendah adalah Embarkasi Aceh (Rp31.454.602) dan tertinggi Embarkasi Makassar (Rp38.352.602).

“Jika setoran awal jemaah haji adalah Rp25 juta, maka dana setoran pelunasan yang dibayarkan pada rentang Rp6.454,602 sampai Rp13.352.602,” kata Nizar merincikan. (Win)

Editor: Arman

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Pemuda Kajhu Salurkan Bantuan Bagi Pengungsi Rohingya

Wali-News, Aceh Besar – Sejumlah perwakilan pemuda Gampong