Di Duga Gandeng Bakrie Group, KOPMA Aceh Utara Geruduk PT PEMA

Di Duga Gandeng Bakrie Group, KOPMA Aceh Utara Geruduk PT PEMA

0

Wali-News.com, Banda Aceh – Kualisi Ormas Peduli Migas Aceh, Senin (03/05/21) mendatangi PT Pembangunan Aceh ( PT PEMA), unjuk rasa puluhan perwakilan berbagai ormas itu di gelar di halaman PT PEMA di Jalan Haji Dimoertala, Lampineung, Kota Banda Aceh.

Para demontrans itu menuntut, agar PT PEMA untuk tidak menjadikan Bakrie Group sebagai rekaman dalam pengelolaan migas Aceh.

Koordinator Kualisi Ormas Peduli Migas Aceh, Muhktaruddin kepada wali-news.com mengatakan, saat ini di Aceh ada beberapa PT milik Pemerintah Daerah siap di jadikan sebagai rekanan, seperti misalnya PT Pasee Energy milik Kabupaten Aceh Utara atau pengusaha pengusaha lokal Aceh yang memiliki modal besar.

” Jangan jadikan Aceh sebagai kegagalan kedua setelah Lapindo di Jawa Timur atas pengelolaan yang kurang Profesional oleh perusahaan Bakrie Group “, Ucap Muhktaruddin.

Bila seandainya tuntutan kami ini tidak dapat dipenuhi, maka kami berjanji akan mendatangkan massa lebih banyak lagi, Ancamnya.

Kami sengaja datang ke Banda Aceh saat ini,  bertujuan untuk mengingatkan pemimpin kami bahwa keputusan menggandeng perusahaan Bakrie Group adalah salah, kami meminta batalkan kerjasama dengan Bakrie group, Tutup Muhktaruddin tegas.

Sementara, Hasballah Direktur Migas Dan Pertambangan PT PEMA, mengatakan, Saat ini kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan izin pengelolaan migas di Aceh.

Maka sebagai syaratnya kita harus memiliki rekanan dari perusahaan pemerintah, namun saat ini kita belum memilikinya, ada beberapa perusahan milik Pemerintah Aceh yang dinilai layak dan mampu seperti  Bank Aceh,  BPR Mustaqim, namun sayangnya mereka  bergerak di bidang keuangan bukan di tambang, Jelas Hasballah.

Di tambahkan, saat ini kita masih memiliki mayoritas saham kepemilikan migas ini, dimana Pemerintah Aceh sebagai pemilik saham utama, namun kami hanya sebagai pelakssananya saja.

Tentang kerjasama dengan Bakrie group, kami sama sekali tidak mengetahui hal tersebut.

” Tantang kerjasama dan rekanan sepenuhnya kebijakan dari Pemerintah Aceh “, Tutup Hasballah.(CMA)

Editor : Abdar

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

3.250 Pemudik Rapid Test, 24 di Antaranya Positif Covid-19

Wali-news.com, Jakarta – Terkait efektifitas pelaksanaan larangan mudik