DPRK Aceh Barat : Akan Polisikan Mifa Bersaudara

DPRK Aceh Barat : Akan Polisikan Mifa Bersaudara

0

wali-news.com, Meulaboh – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat akan melaporkan pihak PT Mifa Bersaudara ke Penegak Hukum. Rabu (2/1/19).

“Kita akan melaporkan saudara Azizon Nurza Humas PT Mifa kepolisi terkait pernyataannya di media Massa pada Minggu lalu”, kata Ramli

Kepada Media wali-news.com, Ramli menyampaikan, Rencana pelaporan tersebut hari ini, namun ada beberapa berkas Administrasi seperti SK Ketua DPRK, Surat Kuasa dan beberapa bukti yang sedang dilengkapi oleh pihak kuasa hukum kita yaitu ARZ dan Rekan.

Ramli juga menambahkan, terkait persoalan tersebut kita tidak akan tinggal diam, apabila besok (Kamis) semua berkas administrasi sudah siap, maka saya sendiri yang akan mendatangi kantor polisi untuk membawa berkas laporan tersebut. Tegasnya

Namun sebelumnya, pengacara Mifa Bersaudara Sopan Sosila, SH. MH juga melayangkan surat tanggapan Somasi terhadap Azizon Nurza (CSR, Media Relation, & Land Acquistion Manager) yang bernomor : (06/somasi-T/SSTP-B/XII/2018) kepada ketua DPRK Aceh Barat serta kuasa hukum ARZ dan Rekan.

Isi surat tersebut pihak mifa melalui kuasa hukumnya Sopan menyampaikan, pihaknya menolak tegas seluruh dalih somasi yang di tujukan kepada kliennya Azizon Nurza Humas mifa Bersaudara.

“Klien kami tidak pernah membuat pernyataan di media massa sebagai mana yang sebut dalam surat somasi DPRK”

Kami juga menyampaikan teguran hukum kepada ketua DPRK Aceh Barat, agar melakukan Klarifikasi terhadap sebutan “perbuatan tertentu dan perbuatan melawan hukum” yang ditujukan kepada klien kami, sebagaimana disebut dalam surat somasi ketua DPRK. ujar sopan

Dalam surat tersebut, sopan juga menegaskan agar pihak (DPRK) yang melakukan somasi terhadap kliennya itu, untuk melakukan “Permintaan Maaf” secara terbuka kepada kliennya melalui media massa selambatnya 7 hari kerja. harap Sopan pengacara Mifa.

“Apabila DPRK tidak menanggapinya, maka kami juga akan menempuh jalur hukum” tegasnya

Menanggapi surat dari pengacara mifa tersebut, Ramli ketua DPRK mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan, itu adalah hak mereka untuk melakukan pembelaan. Kalau ingin menempuh jalur hukum silahkan. Tutup Ramli (Red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

1 Positif Covid-19 Saat Tim Asistensi Polda Aceh Lakukan Pemeriksaan di Perbatasan Tamiang-Sumut

Wali-news.com, Aceh Tamiang – Tim Asistensi Polda Aceh