DPRK Aceh Besar Dukung Penuh Pendirian IPDN Di Jantho

DPRK Aceh Besar Dukung Penuh Pendirian IPDN Di Jantho

0

wali-news.com, Banda Aceh – Pembangunan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) regional Aceh, belakangan ini kembali hangat diperbincangkan. Seperti diketahui, setelah gagalnya Kota Sabang, Bireuen dan Aceh Besar menjadi kandidiat kuat yang bertarung memperebutkan lokasi pembangunan IPDN regional Aceh.

Meski sebelumnya, Gubernur Nonaktif Aceh Irwandi Yusuf telah memastikan IPDN akan dibangun di Bireuen, namun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum memutuskan lokasi pasti perihal pembangunan kampus IPDN.

Kabupaten Aceh Besar sendiri memiliki peluang besar untuk menjadi lokasi pembangunan kampus IPDN regional Aceh tersebut, pasalnya disamping sanggup menyediakan langsung lahan bersertifikat di Kota Jantho, Aceh Besar juga diuntungkan letak geografif yang dekat dengan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) dan pusat Pemerintahan Aceh. Tentu hal ini akan menjadi pertimbangan tersendiri oleh pemerintah pusat.

Baru-baru ini, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali juga telah menghadap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjajo Kumolo untuk mnyerahkan langsung dokumen tanah bersertifikat dan persyaratan lainnya sebagai bukti keseriusan Aceh Besar menjadi rumah bagi pembangunan IPDN regional Aceh.

Selain itu, pendirian kampus IPDN di Aceh Besar juga mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat. Dukungan itu disuarakan langsung oleh Ketua (DPRK) Aceh Besar Sulaiman, SE. Dia mengaku, DPRK siap memberikan yang terbaik untuk menyukseskan pendirian IPDN di Aceh Besar, baik dalam bentuk regulasi maupun anggaran.

“Pembangunan kampus ini merupakan salah satu langkah yang baik untuk masa depan Aceh Besar secara khusus dan Provinsi Aceh secara umum. Tentu saya atas nama pimpinan dan anggota DPRK Aceh Besar wajib mendukung penuh. Terkait apa saja yang dibutuhkan untuk pembangunan kampus IPDN, pastinya ini menjadi kewenangan Pemerintah Aceh Besar,” ujar Sulaiman, Minggu (16/9/2018).

Sulaiman menmbahkan, pihaknya di DPRK dalam pembahasan anggaran APBK Tahun 2019, juga akan mengusul anggaran guna mendukung berdirinya kampus bergengsi tersebut di Aceh Besar. “Apapun yang dibutuhkan untuk pembangunan kampus IPDN di Aceh Besar, akan kami penuhi, kita sangat serius dalam hal ini,” tegas Sulaiman.

Bahkan, lanjut Sulaiman, surat rekomendasi yang menjadi salah satu syarat permohonan pembangunan kampus IPDN regional Aceh untuk dibangun di Aceh Besar sudah ditanda tanganinya sebelum proposal diserahkan oleh Bupati Mawardi Ali ke Mendagri beberapa waktu lalu.

Politisi Partai Aceh ini menyebut, secara geografis pembangunan IPDN di Jantho, Aceh Besar sangat strategis, dimana selain dekat dengan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) dan pusat pemerintahan Provinsi (Banda Aceh), juga akan mudah dijangkan oleh semua daerah di Aceh dan Indonesia. “Secara letak wilayah, sangat strategis kampus tersebut didirikan di Aceh Besar,” ungkapnya.

Untuk itu, Sulaiman sangat mengharapkan dukungan dari semua kalangan di Aceh Besar, Pemerintah Aceh dan bahkan tokoh-tokoh Aceh yang ada ditingkat Nasional untuk membantu merealisasikan pembangunan kampus IPDN agar benar-benar terwujud.

“Bila ini terwujud, saat mulai aktif pembangunan hingga berjalannya proses belajar mengajar di kampus IPDN, ini akan terserap banyak tenaga kerja, tentu hal ini sangat menguntungkan Aceh,” pungkas Sulaiman, seraya mengungkapkan keseriusan pihaknya di DPRK untuk memenuhi apapun yang diperlukan dalam menyambut kampus bergengsi tersebut di Aceh Besar.(red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus