Dwi Luhnuari: Valentine Day Bukan Budaya Aceh

Dwi Luhnuari: Valentine Day Bukan Budaya Aceh

0

wali-news.com, Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh sudah melarang terhadap perayaan hari valentine. Dari Polisi hingga Satpol PP akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan penertiban bagi warga yang merayakan hari valentine.

“Saya yakin masyarakat Kota Banda Aceh sangat sadar bahwa ini (valentine) bukan budaya kita, bukan adat istiadat kita,”kata Dwi Luhnuari kepada wali-news. Jum’at (15/2/2019)

Menurutnya, “perayaan valentine dinilai melanggar syariat Islam, dan bukan budaya masyarakat Aceh. Larangan perayaan valentine juga diterapkan serupa dengan larangan merayakan tahun baru.

Dalam hal ini, “masyarakat Kota Banda Aceh agar tidak merayakan ini. Anak-anak tidak merayakan ini, pemuda, remaja tidak merayakan ini. Jangan kita membiasakan kepada tempat yang salah ,”ungkap Dwi Luhnuari yang juga merupakan Caleq DPR RI Dapil I Aceh.

Seperti diketahui, seruan larangan valentine diteken Aminullah pada 21 Januari lalu. Petugas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH/polisi syariat) sudah melakukan sosialisi terhadap seruan tersebut.

“Dalam seruan itu, terdapat dua poin. Di bawah kata seruan tertulis “dalam rangka menjaga kesucian Aqidah dan penguatan Pengalaman Syariat Islam maka disampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Banda Aceh bahwa Valentine Day bertentangan dengan syariat Islam dan bukan budaya Aceh,”tutupnya Dwi Luhnuari.(red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

400 Personel Polresta Banda Aceh Ikuti Ujian Psikotes

wali-news.com, Banda Aceh – Sebanyak 400 Personel polisi di