Elemen Sipil Aceh Barat (GeRAK, YARA dan LBH Pos Meulaboh), Kencam Keras Tindakan Oknum Adc. Bupati Aceh Barat

Elemen Sipil Aceh Barat (GeRAK, YARA dan LBH Pos Meulaboh), Kencam Keras Tindakan Oknum Adc. Bupati Aceh Barat

0

wali-news.com, Meulaboh – Elemen Sipil Aceh Barat (GeRAK, YARA dan LBH Pos Meulaboh), Kencam keras atas dugaan pemukulan terhadap tiga warga Desa Arongan, Kecamatan Arongan Lambalek, oleh Oknum Adc Bupati Aceh Barat.

Dugaan penganiayaan terhadap tiga warga Desa Arongan dilakukan oleh Oknum Adc Bupati Aceh Barat, Pada Rabu (20/2) di halaman kantor Kecamatan Arongan Lambalek.

“Penganiayaan tersebut mencerminkan Tindakan yang sangat tidak berkeadilan,” Kata Edy Syahputra kepada Wartawan saat konferensi pers di Sekber Jurnalis Aceh Barat. Kamis, (21/2/19).

Kejadian tersebut pada saat Bupati selesai mengisi acara Musrenbang Kecamatan, warga yang sudah berkumpul di halaman kantor Camat langsung menjumpai Bupati.

Namun Bupati dianggap tidak merespon keluhan warga, dan tak lama kemudian warga mencoba hadang mobil dinas orang nomor satu di Aceh Barat tersebut, sehingga terjadilah pemukulan terhadap tiga warga oleh oknum Adc. Bupati. Bahkan diduga sempat menodongkan pistol untuk membubarkan kerumunan massa.

“ini sangat di sayangkan, sebagai aparat penegak hukum seharusnya mengayomi dan melindungi masyarakat, bukan malah melakukan kekerasan dan penganiayaan,” Ujar Edy.

YARA Aceh Barat, Hamdani menjelaskan, persoalan yang di alami warga Arongan itu sejak pasca Tsunami 2004 lalu, yang mana sebagian masyarakat Desa Arongan tinggal di tempat relokasi.

“Yang kita ketahui ada lima desa warga yang tinggal di tempat relokasi tersebut, yakni warga Arongan, Suak keumude, Suak ie beuso, Suak bidok semuanya berdomisili di relokasi tepatnya di desa Seuneubok teungoh,” Jelasnya.

Pihaknya ingin menanyakan kepada pemkab, bagaimana status desa relokasi tersebut, dan bagaimana mekanisme pengelolaan anggaran dana desa, apakah tidak terjadi pelanggaran ataupun penyalahgunaan dana Gampong, karena pusat administrasinya sudah dipindahkan ke tempat relokasi. Cetusnya.

“Kita berharap persoalan ini jangan dibiarkan berlarut-larut, jangan sampai nanti yang bermasalah kembali kepada aparatur Gampong,” kata Hamdani

Selain itu, LBH Pos Meulaboh, Riki Yuniagara, S.HI., MH. Atas kejadian tersebut meminta pihak penegak hukum harus transparan dan independen.

“Kita harap persoalan ini segera ada titik temu, untuk mencegah terjadinya konflik Horizontal antara masyarakat,” Jelasnya.

Dalam hal ini Pihaknya mendesak Pemerintah Aceh Barat untuk segera menyelesaikan permasalahan warga Desa Arongan secepatnya, mengingat warga Arongan sebagian berdomisili di Desa Arongan lama dan juga di tempat relokasi.

Pihaknya juga mendesak Kapolres Aceh Barat, harus melakukan penegakan hukum terhadap oknum Adc. Bupati Aceh Barat, yang telah melakukan dugaan penganiayaan terhadap tiga warga Desa Arongan, baik proses Etik maupun pidana.

Elemen Sipil Aceh Barat sangat menyayangkan kejadian tersebut, dan sangat mengecam keras tindakan oknum Adc. Bupati Aceh Barat. (Red).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Hubungan Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Barat Sangat Baik Dan Harmonis

wali-news.com, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan