Forum KMBSA : Negara Harus Menjamin Keamanan Rakyat

Forum KMBSA : Negara Harus Menjamin Keamanan Rakyat

0

wali-news.com, Meulaboh – Ketua Umum Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA) Fitriadi Lanta, menanggapi positif terkait situasi Nasional yang direncanakan akan terjadi aksi besar pasca penetapan rekapitulasi Suara Pemilihan Umum (PEMILU) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada 22 Mei mendatang. Negara harus menjamin kebebasan Rakyat dalam berpendapat di muka umum. Sabtu (18/5/19).

Menurut Fitriadi, Aksi pengawalan hasil pemilu itu jika dilakukan tidak bertentangan dengan konstitusi Negara yakni hanya untuk memprotes dan mengawal suara Pemilu 2019 sah saja, yang paling penting panitia penggerak rakyat mematuhi segala ketentuan yang berlaku di Negeri ini.

Menyampaikan aspirasi, tuntutan, protes terkait suatu keputusan dibenarkan oleh konstitusi Negara Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 pasal 28 dan UU Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia ( HAM ) serta sejumlah Undang-undang lainnya.

” Jika memang kekuatan Rakyat diturunkan oleh Kubu 02 Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Maka Negara harus menjamin kebebasan dan Keamanan Rakyat dalam menyampaikan pendapat, yang penting semua tidak menyalahi aturan,” Cetusnya.

Dikatanya, Plt. Gubernur Aceh mengimbau agar Rakyat Aceh tidak ikut people power yang direncanakan pasca penetapan hasil pleno KPU RI 22 Mei 2019 di Jakarta adalah hal yang wajar, namun jika memang ada rakyat Aceh yang selera tinggi maka tidak dapat dilarang, sebagai pemerintah yang baik jangan dipersulit apalagi menghambat.

“Himbauan plt.gubernur Aceh kepada Rakyat Aceh karena khawatir akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan di Jakarta nantinya, apalagi ada indikasi teror, namun yang paling penting di Aceh beda pilihan dan dukungan politik tak harus bermusuhan,” Terangnya.

Fitriadi menjelaskan, Jika kita lihat hasil pemilu yang baru lewat, di Aceh capres-cawapres 02 menang telak, namun dalam rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KIP propinsi Aceh tidak terlihat ada protes besar atau penolakan hasil perhitungan suara, berarti dari pandangan kami kecurangan tidak terjadi di bumi serambi Mekah.

“Kita berharap Pemuda Barat Selatan Aceh dapat berfikir cerdas jika ingin melakukan sesuatu manufer, sebelum memikirkan keuntungan terlebih dahulu harus mengkaji resiko, kita tetap berharap kepada Negara agar melindungi warga Negara, Menjamin kebebasan dan tetap menjaga Keutuhan NKRI serta Perdamaian Aceh yang telah di capai.” Pintanya. (OS)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Giok Aceh kembali jadi Incaran kolektur Batu

Aceh Besar/wali-news.com Berbagai macam cara orang mencari kesenangan,