Ganti Rugi Proyek Belum Dibayar, Kuasa Hukum Akan Laporkan Pihak Bank ke OJK dan BI

Ganti Rugi Proyek Belum Dibayar, Kuasa Hukum Akan Laporkan Pihak Bank ke OJK dan BI

0
Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin

wali-news.com, Banda Aceh – Kuasa hukum Pengarap Lahan Waduk Keuruto, Safaruddin akan melaporkan Bank BNI Lhoksumawe ke OJK dan Bank Indonesia (BI) terkait dugaan penggelapan rekening, karena ganti rugi lahan Waduk Keuroto belum juga dibayarkan hingga saat ini.

“jika dalam waktu dekat tidak di selesaikan persoalan ini maka akan kami laporkan ke OJK dan Bank Indonesia (BI), karena dua lembaga ini yang mengawasi Perbankan dan lembaga keuangan” ujar Safaruddin yang juga merupakan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh ini

Dikatakanya, berbagai upaya sudah dilakukan baik di daerah maupun di tingkat Provinsi. Pada hari Minggu (6/4) lalu pihaknya telah melakukan somasi kepada Bank BNI Syari’ah Lhokseumawe, namun somasi tersebut tidak diindahkan oleh Pimpinan BNI Syariat Lhokseumawe

“Somasi kami tidak diindahkan jadi pada 17 April 2017,  kami bersama perwakilan warga melaporkan Bank BNI syari’ah Lhoksumawe ke Polda Aceh terkait penggelapan Rekening Nasabah berjumblah 62 orang”, ujar Safaruddin kepada awak media, Sabtu (22/4)

Menurutnya, Proyek strategis bertaraf nasional yang diresmikan langsung Presiden Joko Widodo 2015 lalu tersebut, seharusnya Clear and Clear dengan Pemilik lahan. Akan tetapi hingga sampai saat ini proyek tersebut masih ada masalah terkait uang pembebasan lahan belum dicairkan ke rekening pemilik tanah

“Kami berharap Presiden untuk memerintahkan Jajarannya memeriksa apa sebenarnya yang terjadi dan agar permasalahan ini diselesaikan dengan segera, agar tidak menganggu proyek pembangunan yang sedang dilakukan oleh pemerintah” tutup Safaruddin

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

WALHI Aceh Desak DLHK Audit Lingkungan PT. PIM

Wali-news, Banda Aceh- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)