Haji Uma: Ribuan Hektar Lahan Sawah Beralih Fungsi di Aceh Jaya

Haji Uma: Ribuan Hektar Lahan Sawah Beralih Fungsi di Aceh Jaya

0

wali-news.com, Calang – Anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman usai megantarkan jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI), langsung melakukan kegiatan penyerapan aspirasi pada dinas pangan kabupaten Aceh Jaya terkait UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan, Calang, Selasa (31/10/2017).

Kedatangan pria yang akrab di sapa dengan panggilan Haji Uma ini, disambut oleh Sekretaris Dinas Pangan kabupaten‚Äč Aceh Jaya, Muhammad Yani.

Dalam kegiatan tersebut Haji Uma menginventarisir permasalahan yang cukup penting terkait ketahanan pangan di Aceh Jaya yaitu berkurangnya luas baku sawah ribuan hektar dalam kurun waktu setahun di Aceh Jaya.

“Tahun 2015 luas baku sawah Aceh Jaya seluas 18.111 hektar, namun di tahun 2016 luas baku sawah Aceh Jaya seluas 12.842 hektar, dapat disimpulkan dalam setahun Aceh Jaya kehilangan luas baku sawah seluas 5.269 hektar, perolehan angka tersebut merupakan gabungan data dinas pertanian dan peternakan Aceh Jaya dan dinas pangan Aceh Jaya,” ujarnya.

Menurutnya penyebab utama hilangnya luas baku sawah di Aceh Jaya karena sering terjadi banjir dan kurangnya irigasi, sehingga masyarakat melakukan alih fungsi lahan sawah menjadi kebun sawit.

“Sangat disayangkan, ketika dua kendala utama tersebut dialami oleh petani Aceh Jaya, karena sering terjadi gagal panen, petani melakukan alih fungsi sawah bahkan membiarkan menjadi lahan tidur,” terangnya.

Dia juga menjelaskan program cetak sawah baru sering tidak tepat di Aceh Jaya, pasalnya tidak di barengi dengan pembangunan irigasi yang memadai.

“Masalah ini harus menjadi perhatian kita semua untuk mencari solusi yang terbaik, agar lahan sawah tidak terus berkurang di Aceh Jaya, fokus program pemerintah daerah harus diarahkan untuk mendorong kesejahteraan petani dan mewujudkan swasembada pangan,” tambahnya.

Dalam penyerapan aspirasinya terkait ketahanan pangan Haji Uma juga menginventarisir 10 hal lainnya yang cukup penting sebagaimana diatur dalam UU 18/2012, yaitu Perencanaan Pangan, Ketersediaan pangan, Keterjangkauan Pangan, Konsumsi pangan, Keamanan pangan, Label dan iklan pangan, Pengawasan pangan, Sistem informasi pangan, Penelitian dan pengembangan pangan dan Kelembagaan pangan.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes Menerima Bantuan Paket Sembako Secara Simbolis Dari Indomart

wali-news.com, Bandar Lampung – Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel