Heboh, Menaker Bentak Pekerja Asing Asal Tiongkok

Heboh, Menaker Bentak Pekerja Asing Asal Tiongkok

0

wali-news – Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Huaxing, di Jalan Narogong KM 20, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (28/12) Malam. Meski tak ditemukan pekerja ilegal, namun dari 38 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok di perusahaan peleburan baja tersebut 18 orang di antaranya terindikasi melakukan pelanggaran izin kerja.

Seperti dilansir dari PR, Menaker Hanif sempat membentak para TKA karena mereka tidak kooperatif. Alih-alih mendengarkan apa-apa yang disampaikan, para pekerja malah asyik menelpon atau ngobrol dengan rekannya. “Sit down please (silakan duduk),” kata Menaker dalam nada tinggi.

Para TKA, akhirnya baru mau duduk dan mendengarkan penjelasan apa maksud kedatangan Menaker. “Indonesia negara terbuka. Orang asing boleh bekerja. Namun harus sesuai peraturan. Jika melanggar ada sangsi bahkan dideportasi,” kata Hanif melanjutkan.

Menurut keterangan, rata-rata TKA asal Cina itu sudah bekerja antara dua bulan hingga satu tahun. Mereka tinggal di mes sekitar pabrik yang disediakan perusahaan. Perusahaan yang bergerak di bidang peleburan baja ini mempekerjakan 38 TKA yang semuanya legal, yakni mengantongi izin tinggal dan izin kerja.

Namun dari jumlah tersebut ditemukan 18 di antaranya melakukan pelanggaran izin kerja. Hal it di antaranya bekerja tidak sesuai jabatannya, misalnya teknisi listrik tapi menjadi marketing. Ada juga pelanggaran lokasi kerja, misalnya izinnya di Tangerang tapi bekerja di Bogor.

“Mereka yang terindikasi pelangaran izin kerja, dibawa ke tahanan Imigrasi Bogor untuk diperiksa oleh pengawas Ketenagakeejaan dan Imigrasi,” kata Menteri Hanif sebelum meninggalkan lokasi pabrik.

“Sidak yg saya lakukan sore ini dalam rangka pelaksanaan mekanisme pengawasan pemerintah untuk memastikan bahwa TKA yang bekerja benar-benar sah, dilengkapi izin dan bekerja sesuai izin sebagaimana aturannya. Jadi, ini semata tugas konstitusi seperti selama ini selalu dilaksanakan pemerintah”, tegas Menaker.

Karena itu, tambah Hanif, jika ditemukan TKA yang melanggar aturan, pasti pemerintah akan menindak secara tegas. “Jadi, clear ya posisi pemerintah. Jika ada TKA ilegal dari manapun asal negaranya, pasti akan ditindak. Aneh kalau malah ada pihak tertentu yang terus mempolitisir isu TKA ini. Mereka tidak paham sikap tegas pemerintah atau memang punya agenda politis lain, biarkan masyarakat yang menilai,” tegasnya

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV dan Suara Edukasi

Wali-news.com, Banda Aceh – Pada saat ini teknologi