Hendri Yono : PT Asdal Jangan Cuma Cari Untung Sementara Masyarakat Buntung

Hendri Yono : PT Asdal Jangan Cuma Cari Untung Sementara Masyarakat Buntung

0

Wali-News.com, Banda Aceh — Ketua DPP PKPI Aceh Hendri Yono, S.Sos., M.Si mengkritisi PT. Asdal Prima Lestari yang berada di Wilayah Trumon Timur Kabupaten Aceh Selatan karena hingga saat ini tidak memberikan kontribusi yang besar dan nyata kepada masyarakat yang berada di wilayah lahan perkebunan perusahaan, hal itu justru berbanding terbalik dengan keuntungan yang diperoleh perusahaan perkebunan sawit tersebut selama beroperasi di wilayah Trumon Timur

Hal itu disampaikan Hendri Yono saat menerima kunjungan perwakilan Mahasiswa Trumon Raya yang diwakili oleh pengurus Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Trumon Tengah (IMPPETA) dikantor DPP PKPI Aceh, Lampriet, Banda Aceh, Senin (12/4/2021)

Sekretaris IMPPETA Revi Najril mengatakan, keberadaan PT. Asdal Prima Lestari saat ini sangat merugikan masyarakat karena terkesan hanya mencari keuntungan semata sementara kewajiban perusahaan untuk memakmurkan masyarakat diwilayah operasi perusahaan tidak dilakukan dengan maksimal

Hendri Yoni menjelaskan, persoalan PT. Asdal Prima Lestari tersebut memang sudah menjadi keluhan umum masyarakat tetapi perusahaan masih terkesan cuek terhadap kondisi yang ada

Padahal lanjut Hendri Yono, lahan perkebunan PT. Asdal Prima Lestari sekitar 60 persennya justru berada dalam wilayah Trumon Timur Aceh Selatan tetapi kantor perusahaan tersebut justru dibangun di Kota Subulussalam

“PT Asdal tidak memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat sekitar, padahal 60 % lahan justru ada di Aceh Selatan tapi mereka membangun kantornya di Subulussalam”. Kritik Hendri Yono

Hendri Yono juga mempertanyakan kemana alokasi dana CSR perusahaan disalurkan karena perusahaan tidak terbuka terkait itu

“Berapa mesjid yang dibangun?, berapa mahasiswa yang disekolahkan? Sebanding tidak dengan keuntungan yang mereka dapatkan?. Jadi seharusnya itu semua di publikasikan agar masyarakat tahu”. Tegasnya

Dengan adanya keterbukaan, masyarakat tidak lagi bertanya-tanya tentang kewajiban perusahaan, selain itu, dirinya juga mengingatkan agar dana CSR perusahaan jangan hanya dinikmati oleh oknum-oknum tertentu yang mengatasnamakan masyarakat

“Jadi jangan sudah mengambil keuntungan di daerah kami tapi tidak berkontribusi apa-apa, perusahaan untung masyarakat buntung”. Ujarnya

Tidak hanya itu, Hendri Yono juga mempertanyakan kejelasan kewajiban pembayaran pajak oleh PT Asdal. Karena berdasarkan pengalamannya saat masih menjadi anggota DPRK Aceh Selatan, perusahaan sempat menunggak membayar pajak dan kemudian baru diselesaikan oleh perusahaan setelah pihaknya mengkritik perusahan tersebut

Terkait hal itu, media wali-news.com sedang berusaha untuk meminta klarifikasi pihak PT Asdal Prima Lestari. [MM]

Editor : Muslim

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Nekat Melintasi Perbatasan Untuk Mudik, 22 Orang Diswab Antigen, 1 Reaktif

Wali-news.com, Aceh Tamiang – Petugas gabungan yang terdiri