Hendri Yono Terima Keluhan Mahasiswa Terkait Banjir Trumon dan HGU PT Asdal

Hendri Yono Terima Keluhan Mahasiswa Terkait Banjir Trumon dan HGU PT Asdal

0

Wali-News.com, Banda Aceh– Ketua DPP PKPI Aceh Hendri Yono, S.Sos.,M.Si menerima kunjungan perwakilan Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Trumon Tengah (IMPPETA) dikantor DPP PKPI Aceh, Lampriet Banda Aceh pada Senin (11/4/2021)

Kunjungan tersebut dalam rangka menyampaikan aspirasi terkait permasalahan yang selama ini dirasakan oleh masyarakat Trumon Raya

Kepada Hendri Yono, Sekretaris IMPPETA Revi Najril menyampaikan, selama ini masyarakat diwilayah Trumon Raya sangat kewalahan karena masih sering terjadinya banjir, sehingga hal tersebut sangat perlu perhatian khusus untuk dapat segera ditangani. Selain itu, Revi juga berharap agar adanya alokasi dana untuk pembangunan jalan produksi masyarakat untuk akses pertanian.

“Kasus HGU PT Asdal yang masih berlarut larut belum ada titik kejelasan dan penanganan batas Kawasan Ekosistem Leuser, Hutan Produksi, dan hutan adat juga masih menjadi persoalan”. Ujarnya

Menanggapi hal tersebut, Hendri Yono yang juga sekretaris komisi III DPRA itu mengatakan, persoalan banjir di wilayah Trumon memang sudah jadi pembicaraan semua pihak, bahkan hal itu sudah disampaikan ke Kementarian di Jakarta agar dilakukan perbaikan di sungai di singkil terlebih dahulu, karena menurutnya, jika itu tidak diperbaiki maka sungai di wilayah trumon tetap tidak normal dan akan terus terjadi banjir

“Untuk tanggap darurat agar banjir berkurang maka perlu didorong agar ada penggalian parit-parit kecil di rawa-rawa agar air bisa mengalir normal”. Ujarnya

Selain itu, terkait dengan kasus HGU PT Asdal yang sampai saat ini masih bermasalah, dirinya memang menaruh rasa prihatin yang mendalam. Karena persolan tersebut belum bisa terselesaikan hingga saat ini.

“Ini harus ada upaya pro aktif dari semua pihak untuk duduk bersama dan mengambil solusi, dan kemudian solusi tersebut disampaikan kepada kami-kami yang ada di Banda Aceh untuk bersama kita selesaikan”. Ujarnya.

Sementara terkait dengan pembangunan jalan produksi gampong bagi petani, menurutnya ada banyak jalan yang bisa ditempuh, seperti menggunakan dana APBK, sementara untuk dana jemputan dari Provinsi itu dirinya akan mengupayakan agar bisa dianggarkan pada tahun selanjutnya tentunya dengan melihat aturan-aturan yang ada. [MM]

Editor : Muslim

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Nekat Melintasi Perbatasan Untuk Mudik, 22 Orang Diswab Antigen, 1 Reaktif

Wali-news.com, Aceh Tamiang – Petugas gabungan yang terdiri