Hindari Kesalafahaman,Akmal Ibrahim Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp 51 M

Hindari Kesalafahaman,Akmal Ibrahim Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp 51 M

0

Walinews-Abdya

Viralnya berita tentang anggaran penanganan Covid-19 di Aceh Barat Daya ( Abdya)bersumber dari APBK dalam beberapa media massa, telah menimbulkan reaksi beragam di sebagian masyarakat Abdya.

Ada yang menyebutkan angka Rp 63,9 Milyar dan ada yang mengatakan Rp 51 M,menyingkapi dua informasi itu Bupati Abdya Akmal Ibrahin,Akhirnya memberikan penjelasan terkait pemberitaan tersebut agar warga Abdya memahaminya.

Menurut Akmal Ibrahim yang di konfirmasi wali-news.com,Senin kemarin di Aceh Barat Daya menjelaskan.

“Kawan-kawan, kita harus pahami, ini meruoakan kondisi darurat, seperti yang diumumkan oleh presiden. Payung hukumnya adalah Perppu no 1 tahun 2020.
Dalam kondisi darurat, hukum tertinggi itu adalah kemanusian, dan juga bermakna keselamatan umum.Sejak 2 minggu lalu, saya sudah diangkat sebagai ketua Gugus Covid-19 Abdya, maka dengan itu, saya diberi kewenangan yang cukup luas, termasuk kewenangan bicara seperti yg diributkan selama ini”. Kata Akmal mengawali penjelasannya.

Selanjutnya Akmal meminta masyarakat jangan salah paham dulu terkait pemberitaan di media tentang anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Abdya.

“Jadi jangan salah, yang Rp 63,9 milyar itu, adalah uang penghematan anggaran yg saya lakukan dalam dua pekan ini bersama TAPK. Pengunaannya bisa untuk penanganan Covid-19, bisa juga untuk yg lain. Sedangkan Dana yang 51 M itu memang khusus dan hanya boleh digunakan untuk penangan Covid-19, yang dialokasikan dalam dana BTT atau darurat. Dana ini bersifat siap pakai, kapan saja asal sesuai prosedur”. Jelasnya

Akmal juga menyampaikan bahwa dari sisi keuangan, yang berat itu bukan menghadapi Pandemi Virus Corona, tapi pemotongan anggaran transfer pusat yang jumlahnya hampir Rp 100 milyar. Artinya, pendapatan Abdya tahun ini akan berkurang Rp 100 milyar.

“Pemberitahuan pusat ini, tentu mengharuskan saya mengambil tindakan cepat dan siap, terutama merevisi seluruh mata anggaran yg sudah ditetapkan dalam APBK.

Jadi tahun ini akan banyak sekali target kegiatan yg akan dicoret, sebab penghematan di semua lini. Tapi secara umum, insyaAllah keuangan abdya aman”. Tegas Bupati yang juga mantan wartawan ini.

Terakhir akmal menyarankan agar yang tak paham regulasi dan keuangan, janganlah membahas soal ini. Kalau memang paham syukurlah, tapi bila tidak, takutnya nanti cuma menerka-nerka dan berprasangka saja.Tegas Akmal( FA )

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV dan Suara Edukasi

Wali-news.com, Banda Aceh – Pada saat ini teknologi