IMM Babel Minta Pemuda Turut Aktif Cegah Berkembangnya Radikalisme

IMM Babel Minta Pemuda Turut Aktif Cegah Berkembangnya Radikalisme

0
Ketua Umum IMM Babel Aldy Kurniawan

Pangkalpinang, Wali-News.com – Adanya aksi teror yang terjadi di Mabes Polri, Jakarta, pada Rabu (31/3) silam mengundang keprihatinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bangka Belitung (IMM Babel).

“Iya betul saya memang mendengar bahwa pelaku merupakan seorang wanita yang dikategorikan masih muda bahkan sempat di DO kabarnya dari salah satu perguruan tinggi. Sangat disayangkan sebetulnya jika Mabes Polri dapat “ditembus” dengan adanya kejadian tersebut,” ujar Ketua IMM Babel Aldy Kurniawan, S.H. di Pangkalpinang pada Selasa (6/4).

Menurut Aldy, usia pelaku teror di Mabes Polri yang terbilang muda, perlu menjadi catatan.

“Bila dikaitkan dengan pelaku yang masih muda secara umur menurut saya pribadi tidak berpengaruh berapapun umurnya jika ingin melakukan tindakan teror semacam itu. Namun yang perlu menjadi catatan bahwa kami sebagai “generasi muda” saat ini perlu waspada dan memilah dengan baik keilmuwan serta ajaran yang kami dapatkan dari siapapun,” ujar Aldy.

“Kemudian sebagai kaula muda haruslah terus menjaga iman sesuai keyakinannya masing-masing agar dapat terhindar dari hal-hal jahat yang menghampiri diri kita masing-masing,” tambahnya.

Usia pelaku teror di Mabes Polri yang relatif masih muda juga menimbulkan polemik terkait peran media sosial sebagai sarana rekrutmen dan doktrin terorisme. Pasalnya, generasi muda dapat dikatakan sebagai kelompok yang paling banyak mengakses media sosial.

“Bila dikaitkan dengan peran media sosial sebagai penghantar tindakan terorisme tentu bisa jadi benar. Walaupun masih banyak sarana lain yang berpotensi digunakan sebagai alat penyebaran ajaran doktrin terorisme,” papar Aldy.

Dalam mencegah terulangnya aksi teror di Indonesia, Aldy meminta agar pemerintah jangan hanya melaksanakan program-program seremonial saja.

“Pemerintah harus betul-betul memberikan program konkret yang bisa diterima oleh semua kalangan. Kemudian, Pemerintah harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya, seperti memberikan rasa keadilan dalam setiap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan, karena terkadang rasa ketidakadilan bisa memicu tindakan teror,” tegas Aldy.

Aldy juga meminta agar masyarakat selalu waspada dan menjaga kekompakan guna menangkal berkembangnya paham terorisme.

“Saya kira masyarakat juga perlu waspada dan terus menjaga kekompakan dari hal yang terkecil yaitu kompak dalam lingkungan keluarganya. Saya kira jika keluarganya sudah kompak dan harmonis maka akan juga berdampak pada pengurangan resiko untuk dapat “tercemar” faham-faham radikalisme. Tak lupa selalu menjaga keimanan secara istiqomah,” paparnya.

Selain itu, IMM Babel yang berada di bawah kepemimpinannya saat ini juga aktif dalam mengoptimalkan berbagai program deradikalisasi.

“Dalam hal peran ORMAS maupun OKP (Organisasi Kepemudaan) seperti kami IMM, kami terus melakukan program-program yang salah satu tujuannya adalah deradikalisasi (menangkal faham radikal) dengan berbagai cara,” tegas Aldy.

“Tentu sebagai ORTOM (Organisasi Otonom) yang dibawah naungan organisasi islam terbesar yaitu Muhammadiyah dengan lingkup visi dakwahnya di lingkungan Mahasiswa, maka kami selalu mengarahkan mahasiswa / kader IMM untuk selalu menjadi orang yang berguna bagi ummat, bangsa dan negara,” tambahnya.

Aldy juga berpesan kepada para generasi muda, agar aktif melakukan hal-hal positif dalam rangka menjaga diri agar tidak terpapar radikalisme yang berujung aksi teror.

“Pesan saya sebagai Ketua Umum DPD IMM Bangka Belitung kepada para kaula muda dan milenial, terusla melakukan hal-hal positif secara kaffah (konsisten) dengan tuntunan guru atau mentor yang betul-betul kita ketahui asal usulnya. Kemudian aktiflah berpartisipasi dalam setiap kegiatan masyarakat sehingga tidak menjadi karakter orang yang tertutup, mengingat ancaman faham radikalisme bisa muncul dari sudut manapun,” ujarnya.

“Selain itu, teruslah berbuat baik dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Saya yakin milenial hari ini mampu menjadi agen terdepan yang mencegah radikalisme dengan karya-karya & kebermanfaatan kalian di lingkungan sosial-masyarakat,” tutup Aldy. (Jp/WN)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Keprihatinan Terhadap Dunia Pendidikan Di Indonesia

Penulis : Gratia Wing Artha* Dunia pendidikan di