Jual Anakan Siamang, Pelaku Divonis Delapan Bulan

Jual Anakan Siamang, Pelaku Divonis Delapan Bulan

0

wali-news.com, Bandar Lampung – Pelestarian lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati menjadi tanggung jawab bersama baik pemerintah maupun masyarakat. Bahkan, ada ancaman pidana bagi yang melanggar aturan tersebut.

Seperti yang dialami, Fahrizal Syarif Hidayatullah (24) warga Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

Perbuatan terdakwa yang melakukan jual beli satwa liar dilindungi akhirnya diadili di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (3/12/20).

Dalam persidangan yang digelar secara virtual itu, terungkap bahwa Fahrizal menjual empat ekor hewan primata jenis Siamang dan ditangkap jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung di dekat Musem Lampung pada 2 Juni 2020 lalu.

Berdasarkan keterangan dalam persidangan, pelaku menjual satwa tersebut di media sosial Facebook. Siamang dihargai Rp1,7 juta per ekor.

Atas perbuatannya, Majelis Hakim yang dipimpin Aslan Ainin, menjatuhkan vonis pidana penjara selama delapan bulan disertai denda senilai Rp10 juta berikut kurungan tiga bulan.

Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana merusak lingkungan dan ekosistem alam dengan menjual secara daring primata dilindungi Undang-undang. (Rifat Arif)

Editor : Ikhsan

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Gubernur Arinal Ikuti Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 secara Virtual

wali-news.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi