Keprihatinan Terhadap Dunia Pendidikan Di Indonesia

Keprihatinan Terhadap Dunia Pendidikan Di Indonesia

0
Gratia Wing Artha (Ist.)

Penulis : Gratia Wing Artha*

Dunia pendidikan di Indonesia dapat dikatakan masih memiliki banyak evaluasi. Hal ini dikarenakan dunia pendidikan yang ada di Indonesia telah kehilangan fondasi filosofisnya yang mana dengan hilangnya fondasi filosofis ini menyebabkan pendidikan di Indonesia lebih banyak dipengaruhi dan dicampuri oleh kepentingan politik dan ekonomi.

Sejatinya, dunia pendidikan tidak boleh digerayangi oleh kepentingan politik dan ekonomi karena dunia pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mendidik generasi muda untuk dapat menjadi bagian masyarakat yang kreatif dan inovatif.

Namun, di Indonesia pendidikan tidak dibiarkan menemukan jalan pengabdian dan selalu saja diselingi kepentingan elit politik yang menghendaki pendidikan sebagai modal kekuasaan dan ekonomi. Inilah mengapa dunia pendidikan di Indonesia sangat terasa sebagai “sapi perah yang mana pendidikan akan selalu dimanfaatkan untuk memperkaya para elit politik.

Dari sini diperlukan adanya penegasan akan kekuatan pendidikan yang benar – benar memiliki tujuan luhur untuk mencerdaskan generasi muda, bukan untuk mencari uang dan sebagai wahana kekuasaan para elit.

Sejauh ini para aktivis pendidikan hanya dapat memberikan kritik, tanpa adanya masukan yang membangun bagi kebijakan dunia pendidikan di Indonesia. Yang paling penting adalah para pakar pendidikan harus lebih mendesain kurikulum pendidikan yang benar – benar selaras dengan kondisi sosial saat ini.

Dimana apa yang diajarkan di sekolah harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini dikarenakan pendidikan yang diajarkan di sekolah harus membawa implikasi bagi lingkungan sosial agar pendidikan itu tidak sekedar teori yang tidak menyentuh realitas sosial.

Salah satu lembaga terpenting untuk mengawal pendidikan adalah LSM yang berfokus pada kependidikan. Yang mana LSM ini akan memberikan ide, saran, bahkan kritik bagi kebijakan pendidikan yang telah diberlakukan oleh pemerintah.

Dari sini akan sangat terlihat LSM sebagai oposisi yang memberikan pengaruh konstruktif pagi perkembangan dunia pendidikan di Indonesia. Melalui kehadiran LSM – LSM yang memiliki pemikiran yang visioner guna meningkatkan kualitas dunia pendidikan di Indonesia. Dimana LSM akan menjadi salah satu tiang penyangga bagi telaksananya pendidikan yang benar – benar mengembangkan masyarakat.

Pembangunan pendidikan di Indonesia memiliki tantangan tersendiri yang dapat dikatakana sebagai tantangan yang berat dan banyak manipulasi kepentingan di dalamnya. Dengan banyaknya manipulasi kepentingan para elit yang bermain dalam sistem pendidikan menyebabkan pendidikan di Indonesia seolah hanya dipakai sebagai kewajiban pemerintah saja dan tidak ada niat untuk mengembangkan dunia pendidikan menjadi lebih baik.

Dari sini masyarakat tidak dapat hanya memasrahkan dunia pendidikan kepada pemerintah yang sebagian besar dikuasai oleh kungkungan kepentingan individu dan kelompok. Maka, kehadiran LSM yang visioner akan memberikan kesempatan bagi dunia pendidikan untuk lebih berpedoman pada mencerdaskan kehidupan generasi muda yang akan mengisi pembangunan dalam masyarakat.

Disini sistem pendidikan di Indonesia perlu perubahan yang mana perubahan itu harus mengarah pada pendidikan yang dapat mencerdaskan kehidupan masyarakat nantinya. Karena pendidikan di Indonesia harus dikembalikan kepada marwahnya yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia.

*Penulis merupakan Mahasiswa S2 Sosiologi FISIP UNAIR dan Pemerhati Masalah Sosial

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

DPD IMM Babel Menyayangkan Wacana Sembako Kena PPN

Pangkalpinang, Wali-News.com – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Babel