Ketua Fordas Babel Harap Pemerintah Aktif Mencari Solusi Terkait Polemik KIP di Matras Kab. Bangka

Ketua Fordas Babel Harap Pemerintah Aktif Mencari Solusi Terkait Polemik KIP di Matras Kab. Bangka

0
Ketua Fordas Babel Fadillah Sabri

Pangkalpinang, Wali-News.com – Aktivitas tambang Kapal Isap Produksi (KIP) PT. Timah di pantai Matras menadapat penolakan oleh masyrakat nelayan Matras (13/11/2020). Penolakan oleh masyarakat nelayan dikarenakan aktivitas KIP di pantai Matras akan merugikan para nelayan, karena pantai Matras merupakan wilayah tangkap ikan para nelayan.

“Polemik aktivitas KIP PT. Timah yang beropasi di pantai Matras dengan masyarakat nelayan Kel. Matras Kec. Sungailiat Kab. Bangka, perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Masyarakat nelayan Kel. Matras dan PT. Timah serta pemerintah harus melakukan musyawarah bersama untuk mengatasi polemik yang terjadi.” Ujar Fadillah.

Diketahui polemik terjadi dikarenakan masing-masing pihak memiliki kepentingan, Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2020 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K), perairan matras telah dibagi berbagai zona usaha antara lain zona pariwisata, zona tambang dan zona tangkapan nelayan.

“Diharapkan pemerintah berperan untuk menyelesaikan polemik tersebut. Selain itu, harus ada jaminan yang menjamin KIP tidak akan beroprasi di wilayah tepi pantai, sehingga nelayan tidak terganggu dalam melakukan aktivitas tangkap ikan di pantai Matras.” Sambung Fadillah.

Masyarakat nelayan memiliki hak di wilayah pantai untuk melakukan tangkap ikan sedangkan PT. Timah memiliki izin untuk mengelola wilayah laut matras untuk menambang.

“Dalam peraturan Perda RZWP3K pemerintah diharapkan dapat meninjau ulang penerapan perda tersebut agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.” Tutup Fadillah. (Ra/WN)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Dugaan Pelanggaran Dalam Pilkada Beltim 2020, LBH KUBI: Unsur Delik Tindak Pidana Menghasut Tidak Terpenuhi

Pangkalpinang, Wali-News.com – Dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan