LBH KUBI Surati Polda Babel Atas Ketidakpastian Hukum Penangananan Perkara Dugaan Pemerkosaan Penyandang Disabilitas Di Belinyu Kab. Bangka

LBH KUBI Surati Polda Babel Atas Ketidakpastian Hukum Penangananan Perkara Dugaan Pemerkosaan Penyandang Disabilitas Di Belinyu Kab. Bangka

0

Pangkalpinang, Wali-News.com – Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Untuk Bangsa Indonesia (LBH KUBI) selaku kuasa hukum dari korban penyandang disabilitas (tunarungu dan tunawicara) dugaan  kasus pemerkoasaan, membuat pengaduan masyarakat (DUMAS) ke pihak Polda Kep.Bangka Belitung.

Hal itu dilakukan karena proses kasus yang sedang ditangani oleh aparat penyidik dari Polsek Belinyu Kabupaten Bangka dinilai mandek dan tidak memberikan kejelasan, semenjak dikeluarkanya dokumen terakhir yaitu SP2HP pada bulan Maret lalu hingga saat ini.

Kepala Divisi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) LBH KUBI, Widya yang  mendampingi perkara tersebut menyatakan bahwa seharusnya aparat penegak hukum dapat memberikan kejelasan atas penanganan perkara karena menyangkut dengan pemenuhan HAM korban.

“Terkhusus pada bab XA pasal 28B ayat 1 dan 28D ayat 1 terkait dengan  jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil. Dilain sisi berdasarkan  perkapolri nomor 12 tahun 2009 menjamin adanya kepastian jangka waktu penanganan perkara berdasarkan bobotnya, namun hingga saat ini pihak polsek Belinyu tidak memberikan kepastian terhadap bobot berkara ini,” ujar Widya di Pangkalpinang, Senin (17/5).

Pernyataan Widya pun diamini oleh Yudha selaku kuasa hukum dari LBH KUBI.

“Setelah saya mendalami kronologi dan alat bukti maka hemat saya simpulkan terduga pelaku sudah tidak menunjukan adanya itikad baik, karena hal itu terwujud dari tidak kooperatifnya terduga pelaku tiap upaya-upaya mediasi yg telah dilakukan,” ujar Yudha.

“Dilain sisi berdasarkan  riset yang kami lakukan bahwa unsur delik 285 KUHP  tidak hanya diartikan dalam bentuk kekerasan maupun ancaman kekerasan fisik, karena berdasarkan putusan yurispudensi putusan Mahkamah Agung 552/K/Pid/1994,  menyatakan  penafsiran lebih luas unsur dengan kekerasan atau ancaman kekerasan pada delik pemerkosaan yang harus ditafsirkan juga tekanan pada kejiwaan dan psikis. Sehinga jangan sampai hal ini luput dari pemeriksaan oleh Polsek Belinyu,” tambahnya

Sementara menurut Direktur LBH KUBI L.M Aprizal Palewa Putra,S.H, LBH KUBI hingga detik ini selaku kuasa hukum korban belum mendaptkan info lebih lanjut terkait kejelasan penanganan perkara tersebut.

“Apakah mereka mau dilanjutkan atau dihenti lidik karena dua-duanya tentu masih ada langkah dan upaya hukum yang akan kami lakukan untuk mengawal kasus ini hingga tuntas, bahwa kami  yakin kasus ini sangatlah mudah untuk menemukan tersangka nya karena untuk 2 alat bukti yaitu bukti surat dan saksi sudah menjurus terhadap terduga pelaku,” tegas Aprizal.

“Kami berharap kepolisian segera menetapkan tersangka demi keadilan dan kepastian hukum serta jangan sampai ketidakjelasan dan ketidakpastian ini menindas jaminan HAM dan menestapakan nilai-nilai keadilan bagi klien kami.” tambahnya.

Aprizal menegaskan, LBH KUBI akan mengawal perkara tersebutsampai tuntas dan juga berharap agar perkara ini yang notabenenya korban adalah  penyadang disabilitas segera di atasi dan di selesaikan sesuai dengan  konstitusi.

“Apalagi usia kandunganya klien kami sudah memasuki 7 bulan jangan sampai pihak penegak hukum tidak hadir dan abai akan ketidakadilan ini,” pinta Aprizal.

Aprizal juga mengingatkan apabila hal ini tidak juga memiliki titik temu ataupun lahirnya kepastian hukum dan menciptakan  rasa keadilan  maka akan dilakukan upaya hukum yang lebih tinggi.

“Kami akan menyurati Kepala Kepolisian Republik Indinesia (KAPOLRI) serta lembaga-lembaga terkait seperti, Komisi perlindungan anak indonesia (KPAI), Lembaga perlindungan  saksi dan korban (LPSK), serta KOMNAS HAM,” tutup Aprizal. (Jp/WN)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Partai Gelora Bangka Belitung Soroti Aksesibilitas Ibu Kota Negara Baru

Pangkalpinang, Wali-News.com – Pengesahan RUU Ibu Kota Negara