Lingkar Koalisi Antar Pemuda (LONTARA) Sulsel Gelar Dialog Publik Mengenai Keamanan dan Investasi di Kota Makassar

Lingkar Koalisi Antar Pemuda (LONTARA) Sulsel Gelar Dialog Publik Mengenai Keamanan dan Investasi di Kota Makassar

0
LONTARA menggelar dialog publik dengan tema "Stabilitas Keamanan sebagai Kunci Masuknya Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Selatan" di Warkop Roemah Kopi, Kota Makassar (29/02/2020).

wali-news.com, Makassar – Di Warkop Roemah Kopiku, Kota Makassar, Lingkar Koalisi Antar Pemuda Sulsel (LONTARA Sulsel) bersama Presidium LONTARA Sulsel, Syamsumarlin, menggelar dialog publik dengan mengusung tema “Stabilitas Keamanan sebagai Kunci Masuknya Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Selatan”.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu siang (29/02/2020) tersebut menghadirkan narasumber dari Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Makassar, Muhammad Natsir, serta Kepala Bidang Promosi dan Investasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Sulsel, Mustamin.

Dalam penyampaiannya, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan bahwa intensitas aksi unjuk rasa yang kerapkali terjadi di Prov. Sulsel, khususnya Kota Makassar, dapat memengaruhi iklim investasi di Kota Makassar. Hal itu dikarenakan para investor akan semakin banyak menanamkan modalnya di suatu wilayah bila tingkat perekonomian di wilayah tersebut tinggi.

“Aksi unjuk rasa bisa menjadi faktor awal banyak tidaknya investor yang akan menanamkan modalnya di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar. Para investor akan semakin banyak yang masuk dan menanamkan modalnya di suatu wilayah bila mereka lihat tingkat perekonomian di wilayah itu tinggi,” ucapnya.

Bahkan, ia melanjutkan, sejumlah duta besar seringkali menanyakan padanya mengenai kekondusifan daerah Sulsel. Hal itu karena tingginya intensitas aksi unjuk rasa akan memengaruhi minat investor berinvestasi.

Sementara Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Makassar, Muhammad Natsir, memandang, meski aksi yang terjadi dapat memengaruhi minat para investor untuk melakukan investasi di Kota Makassar, namun tidak berpengaruh besar terhadap investasi tersebut.

Hal itu karena cenderungan aksi yang terjadi adalah aksi parsial dan tidak sistematis. Sementara bila aksi dilakukan secara sistematis dan dalam kurun waktu yang lama, maka akan memengaruhi investasi.

Namun demikian, stabilitas keamanan di suatu wilayah tetap harus diperhatikan dalam mendorong iklim investasi yang kondusif di Provinsi Sulsel.

“Bila stabilitas keamanan bernilai positif, maka pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat,” tuturnya.

 

(Tiara Ayu)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

DPC AWPI Kota Bandar Lampung Bagikan 1 Ton Beras Kepada Masyarakat

wali-news.com, Bandar Lampung – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan