Melalui “Ngaji Pergerakan”, KAMMI Babel Perkuat Peran Membangun Masyarakat

Melalui “Ngaji Pergerakan”, KAMMI Babel Perkuat Peran Membangun Masyarakat

0
Kegiatan "Ngaji Pergerakan" Oleh KAMMI Babel

Pangkalpinang, Wali-News.com – Dalam rangka merayakan Milad yang ke-23 tahun, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Babel menyelenggarakan diskusi bertajuk “Ngaji Pergerakan” pada Kamis (8/4).

Diskusi yang mengangkat tema “Kondisi Politik Global dan Peran Indonesia Ke Depan” tersebut menghadirkan Ketua PP KAMMI Bid. Kebijakan Publik Periode 2011 – 2013, Noval Abuzarr selaku narasumber.

Dalam paparannya, Noval menyatakan bahwa perkembangan global yang ditopang oleh kemajuan teknologi informasi sangat berpengaruh kepada Indonesia.

“Saat ini, kemampuan teknologi IT sangat berharga. Dengan kata lain, sumber daya yang tinggi nilainya saat ini adalah human connectivity,” papar Noval.

Namun demikian, kondisi perekonomian yang semakin terhubung seperti saat ini, dinilai bertolak belakang dengan kondisi sosial politik.

“Hampir seluruh dunia mengalami yang namanya “pengentalan nasionalisme”. Hal itu terlihat dari terpilihnya sejumlah pemimpin dunia yang memanfaatkan supremasi nasionalisme,” jelas Noval.

Di sisi lain, Noval memandang pandemi Covid-19 menjadi game changer yang mengubah berbagai dinamika politik dan ekonomi.

Lebih lanjut, Noval juga menegaskan bahwa generasi saat ini adalah generasi pencipta sumberdaya.

“Saat ini adalah masa pertarungan sumberdaya untuk sebisa mungkin memanfaatkan peluang. Adapun yang menjadi peluang pertama adalah teknologi. Generasi muda saat ini perlu menciptakan banyak startup,” ujar Noval.

Ditambahkannya, peluang kedua adalah kebutuhan dasar pangan.

“Pangan dibutuhkan oleh semua orang. Sementara peluang yang ketiga, adalah pola hidup sehat,” terang Noval.

Di akhir diskusi, Noval berpesan agar para kader KAMMI Babel dapat berperan aktid dalam menggerakkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

“KAMMI yang sudah 23 tahun harus bisa bertransformasi, tidak lagi hanya mobilisasi massa. Para kader KAMMI harus bisa berdaya dan memanfaatkan peluang untuk menggerakkan kehidupan masyarakat,” tutup Noval.

Pelaksanaan diskusi tersebut pun mendapat apresiasi dari para peserta. Salah satunya, Syahrul Siddiq. “Kegiatan Ngaji Pergerakan ini menurut saya sangat bermanfaat dan membuka wawasan khususnya bagi mahasiswa. Saya sangat senang hadir di acara tersebut,” ujar Syahrul yang kini juga tengah menempuh pendidikan di Universitas Bangka Belitung. (Jp/WN)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Keprihatinan Terhadap Dunia Pendidikan Di Indonesia

Penulis : Gratia Wing Artha* Dunia pendidikan di