Minus H-1 Lebaran, Harga Barang Di Pasar Kota Lhokseumawe Naik Drastis,Harga Daging Capai Rp 180 Ribu/Kg

Minus H-1 Lebaran, Harga Barang Di Pasar Kota Lhokseumawe Naik Drastis,Harga Daging Capai Rp 180 Ribu/Kg

0

Wali-news.com, Lhokseumawe -. Minus H 1 Lebaran Idul Fitri 1441 H, sejumlah harga barang di Pasar Kota Lhokseumawe naik drastis hingga capai angka 50 persen.

Dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun Wali-news.com, Sabtu, (23/05/2020), memasuki minggu terakhir jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, daya beli masyarakat terus meningkat, sehingga berdampak naik pada sejumlah harga barang.

Seperti harga beras, sebelumnya Rp.9.200 per kg, menjadi Rp.9.600 per kg, minyak makan naik dari Rp.9.800 per kg menjadi Rp.10.000 per kg, Telur ayam Rp.34.000 per papan naik menjadi Rp.36.000.

Gula pasir naik dari harga sebelumnya Rp.17.800 per kg menjadi Rp.18.000, ayam potong Rp.26.000 per kg menjadi 28.000, kacang tanah Rp.20.000 per kg menjadi Rp.22.000.

Sementara harga bawang merah, kembali naik menjadi Rp.60.000 per kg, setelah sebelumnya sempat turun mencapai Rp.42.000 per kg, harga bawang putih masih berkisar Rp.28.000 per kg, cabe merah keriting kembali naik dari sebelumnya Rp.20.000 per kg menjadi Rp.28.000, cabe rawit naik dari harga dari Rp.36.000 per kg menjadi Rp.40.000.

Harga kentang masih stabil dititik Rp.10.000 per kg, wortel naik mencapai Rp.10.000 per kg. Lonjakan harga terjadi pada tomat hingga mencapai 50 persen, sebelumnya harga tomat Rp.8.000 per kg menjadi Rp.12.000 per kg.

Lonjakan drastis juga terjadi pada harga daging sapi, sebelumnya Rp.135.000 per kg naik menjadi Rp.180.000 per kg.

Sementara harga ikan basah, memasuki pekan terakhir di pasar Inpres Kota Lhokseumawe mengalami kenaikan harga dari minggu sebelumnya, seperti ikan tuna, saat ini berkisar Rp.30.000 per kg, Ikan biji nangka Rp.25.000 per kg, Ikan dencis Rp.20.000 per kg, Kakap Seri Rp.55.000 per kg, udang vaname ukuran sedang Rp.60.000 per kg, vaname ukuran besar Rp.75.000 per kg, ikan bandeng Rp.30.000 per kg.

Munawir (27), salah seorang pedagang ikan di pajak Inpres Kota Lhokseumawe, kepada wali-new.com mengatakan, memasuki pekan terakhir, animo beli masyarakat semakin meningkat.

“Memasuki minggu terakhir ini, jumlah permintaan ikan meningkat, tapi stock ikan sangat terbatas, mungkin karena angin kencang dan gelombang pasang tinggi” ungkap Munawir.

Sambungnya, hal ini sangat berpengaruh pada harga ikan, sehingga harga ikan dalam minggu ini mengalami kenaikan mencapai Rp.5.000 per kg.

Sementara itu, Muhammad Zaki (33), salah seorang padagang kelontong, sayur mayur dan rempah rempah di Keude Peunteut mengatakan, kenaikan harga bahan pokok terjadi akibat lonjakan permintaan menjelang lebaran.

“Semenjak sepekan ini harga barang terus naik, dan hari ini adalah puncaknya. Misalkan tomat, minggu yang lalu saya jual dengan harga Rp.8.000 per kg, sementara hari ini terpaksa saya jual Rp.12.000 per kg, begitu juga dengan barang barang yang lain”. Beber Zaki.

Kenaikan harga tersebut, ungkap Zaki, dikarenakan nilai harga dari produsen naik, sehingga dirinya harus menyesuaikan harga jual dengan harga beli.

“Hingga hari ini, harga sejumlah sayur mayur dari produsen tergolong naik, misalkan tomat, kol, cabe, wortel, sawi, buncis, sop/prey dan beberapa jenis sayur lainnya. Tutup Zaki. (ZH).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Plt Gubernur Aceh Serahkan Rumah Bantuan untuk Warga Asan Nicah, Keumala

Wali-news.com,Sigli – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah,  menyerahkan