Pemkab Aceh Jaya Launching Produk Parfum Dan Teh Herbal

Pemkab Aceh Jaya Launching Produk Parfum Dan Teh Herbal

0

wali-news.com, Banda Aceh – Pemkab Aceh Jaya bersama dengan ARC Unsyiah dan Bank Indonesia Provinsi Aceh mengadakan louching produk turunan nilam dan hasil olahan daun Selor, yang berlangsung di ruang Balai Senat lantai 2 Gedung KPA Universitas Syiah kuala. Banda Aceh, Rabu, (26/6/19).

Produk turunan ARC-PUI Nilam yang telah di louching meliputi Neelam Parfum, Ramu Aroma Teraphy, Nilamo Body Serub, Aku-Care (minyak angin aroma teraphy), Brolution, Hand Sanitizer, dan Teh Herbal dari Daun Selor.

Selesai Louching, para peserta yang hadir mengikuti seminar terhadap pengembangan produk nilam dalam rangka mengambil langkah langkah maupun MOU pihak terkait proses pembentukan industry bisnis nilam.

Foccus Group Discussion(FGD) Science and Techno Part(STP) nilam ataupun seminar tentang produk nilam tersebut di hadiri oleh Wakil Rector( I) prof. Marwan yang sekaligus menjadi narasumber, Drs. Mustafa Spd. MA perwakilan Pemkab Aceh Jaya, DR, Syaifullah Muhammad dari ARC- Unsyiah, Sunarso perwakilan Bank Indonesia serta Taufik Abidin M.tech ketua LPPM- Unsyiah.
Dalam seminar tersebut, Prof. Marwan memberikan tanggapan positif mengenai program pengembangan bisnis industry produk nilam di Aceh.

“Pada hari ini kita akan mendiskusikan strategi kedepan, dengan harapan produk nilam di aceh akan semakin meningkat,” Ujarnya.

Dr. syaifullah Muhammad selaku kepala pusat riset ARC (Atsiri Reaserch Center) -Unsyiah memberikan tangapan mengenai rendahnya harga nilam Aceh saat ini, padahal nilam aceh sangat terbukti kualitasnya, dimana pada masa dahulu harga minyak nilam di aceh bisa mencapai lebih dari satu juga perkilo.

“Kami pihak ARC- Unsyiah, selaku produksi turunan nilam, berkomitmen membangkitkan kembali indutri nilam di Aceh agar mendapat kepercayaan kembali di pasar dunia, kita akan akan standarkan harga nilam kembali pada posisinya”. Tegas Syaifullah.

Pada pembahasan lainnya tentang pembangunan lahan Industri (STP), pihaknya akan berkoordinasi bersama pihak terkait untuk menentukan tempat yang strategis sesuia kebutuhan pasar dan
akan melakukan study lokasi terlebih dahulu.

“kami yakin Aceh Jaya sudah siap untuk di jadi lahan industry produk nilam, Pemda setempat juga sangat mendukung,” pungkas Syifullah

Sebagai informasi, Aceh Jaya dan Ladong Aceh Utara menjadi dua Daerah dengan penghasil nilam terbanyak dengan standard kualiatas terbaik.

Selanjunya Menganai STP, Sunarso dari pihak Bank Indonesia yang hadir pada seminar tersebut memberikan dukungan terhadap pogram pembangunan STP (lahan indutri).

“kami akan menjadi penengah dan mitra bersama untuk terus mendukung pogram bisnis produk nilam yang akan di kembangkan,” kata Sunarso

Ia menambahkan, pihak nya lebih mendukung kalau pembangunan STP sekiranya di pegang oleh P.T (perseroan terbatas) dikarenakan system pengeloaannya lebih efesien dari badan usaha lainya.

Sementara itu, Pemkab Aceh Jaya pada kesempatan tersebut di hadiri oleh sekretaris Daerah Drs. Mustafa Spd MA menyambut baik atas gagasan progam terkait produksi tanaman nilam

“kami sudah siap menyediakan lahan untuk produk industry nilam, mengingat luas tanam nilam di Aceh Jaya sejak tahun 2013 hingga 2018 rata-rata seluas 238,5 Ha, dan berhasil memproduksi minyak nilam mencapai 37,8 ton pertahun, Insyaallah pada tahun 2020 kita akan kembangkan lahan seluas 90 Ha,” Kata Mustafa.

Terkait pembangunan STP, Aceh Jaya sangat layak untuk di perhintungkan, karana produktifitas nilam di Aceh Jaya sangat banyak, dan sudah teruji kualitasnya.

“Harapan kami, pogram pengembngan produk nilam ini, menjadi modal untuk petani di Aceh Jaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” jelas Mustafa. (Red/OS)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Nasabah Bank Aceh Diminta Segera Ganti Kartu ATM Lama

Wali-ews.com, Banda Aceh  РNasabah Bank Aceh diminta