Pencuri Burung Ditangkap Warga Serta Diamankan Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Pencuri Burung Ditangkap Warga Serta Diamankan Babinsa dan Bhabinkamtibmas

0

wali-news.com, Banda Aceh – Aksi pencurian burung Murai di Desa Air Dingin Lorong Jeumpa Kecamatan Simeulue Timur, diketahui warga, Rabu (26/02/2020) pagi. Pelaku adalah AG(17) warga Desa Suka Karya Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue.

Pada Saat di Konfirmasi Paur Humas Polres Simeulue, Kasat Reskrim IPTU M.Khalil menjelaskan, sebelumnya personel Bhabinkamtibmas Setempat Brigadir Sandi menerima informasi dari Babinsa dan masyarakat bahwa ada Satu remaja ketangkap tangan oleh Warga kerena mencuri Burung Murai di Desa Air Dingin Lorong Jeumpa Kecamatan Simeulue Timur , dan satu rekan Pelaku inisial AR(17) berhasil melarikan diri

Berawal dari pada pukul 03.30 Wib Pagi, warga sudah mencurigai, ada Dua remaja berkeliaran di Desa Air Dingin Lorong Jeumpa Kecamatan Simeulue Timur, kemudian warga melakukan pengintaian, setelah itu ditangkap warga pada saat melakukan pencurian Burung murai, dan diamankan oleh Babinsa Desa Air dingin dan menghubungi Bhabinkamtibmas desa setempat Brigadir Sandi.

“Selanjutnya, anggota Unit Reskrim dan Bhabinkamtibmas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan tersangka” jelasnya.

IPTU M.Khalil, S.H., mengatakan, pelaku segera dibawa ke mapolres Simeulue untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kepada personel Unit Reskrim, pelaku mengaku mengambil 1(satu)buah Burung Murai di satu tempat, yaitu di Desa Air Dingin Lorong Jeumpa Kecamatan Simeulue Timur dan satu rekan Pelaku inisial (17) melarikan diri (DPO).

“Barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah 1 ekor burung jenis Murai,“Atas tindakan pelaku ini, pasal yang disangkakan yaitu Pasal 362 KUHP tentang pencurian,” tuturnya.(Red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus