Plt Gubernur Pimpin Upacara Peringatan Hardikda ke-49

Plt Gubernur Pimpin Upacara Peringatan Hardikda ke-49

0

wali-news.com, Banda Aceh – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mempimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah Aceh ke 49, di lapangan tugu Darussalam, Minggu (02/09/2018). Upacara itu turut dihadiri unsur SKPA, akademisi serta para pelajar.

Dalam sambutannya Nova menyampaikan bahwa Hardikda Aceh bukan semata-mata bentuk dari manifestasi keistimewaan Aceh di bidang pendidikan, tapi juga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk menempa kader-kader bangsa yang ber-akhlakul karimah.

“Melalui momentum Hardikda ini, kita perteguh tekad untuk melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter keacehan yang kental,” kata Nova.

Generasi berkualitas kata Nova, akan mampu membawa perubahan yang terbaik bagi Aceh di masa depan dan akan lebih potensial untuk mewujudkan “Aceh Hebat”.

Pemerintah Aceh lanjut Nova menempatkan bidang pendidikan sebagai salah satu program prioritas di dalam RPJM 2017-2022 yaitu “Aceh Carong” atau Aceh Cerdas.

Sasarannya antara lain sebut Nova, penguatan pendidikan vokasional di berbagai bidang, penyediaan fasilitas pendidikan yang lengkap dan pemerataan rasio guru di seluruh daerah, peningkatan kompetensi guru.

Selain itu, juga termasuk didalamnya penyediaan beasiswa bagi anak yatim dan anak miskin, serta beasiswa bagi putraputri Aceh yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Untuk mendukung program tersebut kata Nova, Pemerintah Aceh tidak hanya mengalokasikan anggaran pendidikan sekitar 20 persen dari APBA, tapi juga diperkuat dengan dukungan dari Dana Otonomi Khusus Aceh.

“Dengan semua fasilitas dan program strategis yang sedemikian itu, kita berharap Aceh bisa menyiapkan generasi carong yang siap menuju era industri 4.0 sebagaimana tema Hardikda tahun ini,” ujar Nova.

Nova berharap pendidikan di Aceh bukan hanya mengajarkan keterampilan yang kreatif dan inovtif tapi juga inventif atau mampu merancang dan menciptaan sesuatu yang baru.

Pada kesempatan tersebut, Nova juga mengingatkan, saat ini dunia telah memasuki era Revolusi Industri 4.0 atau revolusi industri tahapan keempat dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia.

“Kita harus tanggap dan mampu menyesuaikan diri dengan gerak pembangunan itu, di samping harus senantiasa dapat mempertahankan budaya bangsa sebagai benteng moral dalam mengawal perubahan zaman,” ujar Nova.

Nova mengimbau generasi mudanya Aceh agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan globalisasi, serta dapat mengontrol arus globalisasi untuk disesuaikan dengan nilai luhur bangsa Indonesia.(red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus