Polda Lampung Tanggapi Insiden Tindakan Represif Terhadap Warga

Polda Lampung Tanggapi Insiden Tindakan Represif Terhadap Warga

0

wali-news.com, Lampung – Insiden tersebut terjadi saat melakukan pengamanan unjuk rasa terkait penolakan Omnibus Law RUU Cipta Karya (7/10/20).

Permasalahan tersebut saat ini ditangani oleh Direktorat Profesi dan Pengamanan (Ditpropam) Polda.

Kabid Propam Polda Lampung Kombes Pol Joas Ferico Panjaitan mengatakan, saat ini Bidpropam sudah mulai melakukan pemeriksaan internal terhadap anggotanya yang diduga melakukan kekerasan saat pengamanan unjuk rasa yang berakhir ricuh di kantor DPRD Provinsi Lampung.

“Sekarang asih proses pemeriksaan dan pengumpulan buktinya,” ujar Joas saat dikonfirmasi (12/10/20).

Namun demikian Joas belum bisa menyebutkan berapa jumlah anggota yang menjalani pemeriksaan internal tersebut.

Pasalnya, hingga saat ini anggota pengamanan internal (Paminal) masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada.

“Masih bekerja anggota Paminal di lapangan. Jadi belum bisa sebutkan jumlahnya berapa,” kata Joas.

Disinggung terkait apakah BidPropam telah mengetahui terkait dugaan adanya intimidasi yang dilakukan anggota Polri terhadap empat orang Jurnalis yang tengah meliput aksi unjuk rasa saat itu, Joas mengaku hal tersebut juga tengah diproses.

“Masih dalam proses juga, tim Paminal masih pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) terhadap semua peristiwa tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menindaklanjuti insiden pemukulan terhadap warga oleh anggota polri, saat pengamanan unjuk rasa terkait penolakan Omnibus Law Undang Undang Cipta Kerja beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, permasalahan tersebut sudah ditangani oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda.

Namun demikian, menurut Pandra, terhadap oknum yang terlibat dalam insiden tersebut belum dilakukan pemeriksaan.

“Anggota tidak bisa langsung diperiksa, karena kejadian (unjuk rasa) itu kan Berlangsung dari tanggal 7 bahkan sampai tanggal 9 masih ada,” ujar Pandra (11/10/20).

Selanjutnya Pandra meminta pengertian kepada masyarakat, mengingat anggota Polri juga manusia.

Pandra mengungkapkan, anggota Polri tersebut perlu menenangkan diri secara fisik dan psikologis pasca menjalani rutinitas dalam hal menjaga ketertiban masyarakat, sebelum akhirnya menjalani pemeriksaan dari bagian profesi dan pengamanan internal.

“Kasihan juga petugas, nanti akan dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam Polda,” tutur Pandra.

Editor : Ikhsan

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Polsek Pugung, Satgas Covid-19 dan Mahasiawa UIN-RL Bagikan Ratusan Masker di Way Manak

wali-news.com, Tanggamus – Polsek Pugung Polres Tanggamus bersama