Warga Pante Ceureumen dan Kaway XVI Aceh Barat, Tuntut Jembatan Ulee Raket Segera Dibangun

Warga Pante Ceureumen dan Kaway XVI Aceh Barat, Tuntut Jembatan Ulee Raket Segera Dibangun

0

wali-news.com, Meulaboh – Ribuan warga Kecamatan Pante Ceureumen dan Kaway XVI, Melakukan aksi tuntutan didepan kantor DPRK Aceh Barat. Agar pembagunan jembatan ule raket yang ambruk bulan lalu, segera diperbaiki. Kamis (27/12/18).

Warga yang terlihat mengunakan truk dan pick-up menuju Kantor Dewan di jalan Iskandar Muda, terlihat polisi melakukan pengamanan agar massa tidak masuk ke halaman kantor, konsentrasi masa di jalan, akibatnya jalan sempat macet.

Heri Afriansyah dalam orasinya, mendesak DPRK Segera merespon terkait Pembangunan jembatan Ulee Raket. Itu salah satu akses masyarakat antar kecamatan yang bulan lalu roboh karena arus sungai.

“Tuntutan kami hanya satu, anggota dewan segera desak pemerintah untuk memperbaiki atau membangun Kembali jembatan Ulee Raket di Gampong Sawang Teubei kecamatan Kaway XVI dengan lokasi tempat semula”. Pintanya

Heri menambahkan, pembangunan jembatan tersebut sangat mendesak, akibat ambruknya jembatan tersebut telah menghambat perekonomian masyarakat Kecamatan Pantee Ceureumen khususnya.

Kedatangan warga disambut baik oleh ketua DPRK Ramli SE, dan dua anggota lainya Ilyas dan Basri yang juga sebagai anggota DPRK bidang penggangaran pembangunan.

Ramli menyampaikan, pihak DPRK dalam Rapat pembahasan anggaran telah memperjuangkan anggaran untuk pembangunan jembatan Ulee Raket sebesar Rp. 20 Miliyar.

Kami tidak peduli walaupun ada pihak yang tidak suka bahkan marah kepada kami, karena ada Anggara yang terpangkas untuk kita alokasikan agar pembangunan jembatan Ulee Raket segera terlaksanakan, ungkapnya.

“Kita sudah ngotot agar pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut”. Tegasnya

Usai memberikan pernyataan secara lisan Ramli juga menandatangani pernyataan secara tulisan diatas materai, hal tersebut merupakan bentuk keseriusan DPRK agar pembangunan jembatan segera dilaksanakan sesuai permintaan masyarakat sekitar.

Aksi warga yang mulai pada pukul 11.00 wib, juga membentangkan spanduk dan karton yang berisi tuntutan, berjalan dengan damai. Hasil pantauan wali-news.com dilapangan aksi masih berlanjut dan menuju kantor Bupati Aceh Barat. (Red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Nekat Melintasi Perbatasan Untuk Mudik, 22 Orang Diswab Antigen, 1 Reaktif

Wali-news.com, Aceh Tamiang – Petugas gabungan yang terdiri