Sepanjang Tahun 2019, Ini Kasus Menonjol Ditangani Polresta Banda Aceh

Sepanjang Tahun 2019, Ini Kasus Menonjol Ditangani Polresta Banda Aceh

0

wali-news.com, Banda Aceh – Dalam rangka menyambut akhir tahun 2019 Polresta Banda Aceh menggelar Konferensi Pers dengan Wartawan/ Media Pers baik Media Cetak, Media Elektronik, TV dan Media Online.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolresta Banda Aceh AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK bersama para Kabag, Kasat serta Kapolsek yang bertempat di Aula Machdum Sakti Polresta Banda Aceh, Senin (23/12).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH menjelaskan, penyelenggaraan konferensi pers ini merupakan kegiatan rutin pada setiap akhir tahun sebagai bentuk pertanggung jawaban institusi Polri khususnya Polresta Banda Aceh kepada masyarakat dalam menyampaikan informasi publik yang berkaitan dengan situasi dan kondisi Kamtibmas terkini serta evaluasi implementasi kegiatan selama satu tahun ini yang menjadi atensi publik yang perlu direspons secara obyektif melalui media siaran pers.

“Sejak bulan Januari hingga Desember 2019 ini, kasus yang menonjol di wilayah kota Banda Aceh adalah kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) serta penyalahgunaan narkoba”, kata Trisno Riyanto saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh.

Kapolresta mengatakan, pada bidang kriminal, Polresta Banda Aceh menangani 324 kasus dalam tahun ini. Sementara pada tahun 2018 kemarin, pihaknya menangani 411 kasus kriminal, sehingga adanya penurunan sebanyak 87 kasus.

“Yang menonjol selama ini Curanmor sebanyak 170 kasus, pencurian pemberatan 119 kasus, pencurian kekerasan 25 kasus, penganiayaan berat lima kasus, pembunuhan tiga kasus, pemerkosaan satu kasus dan uang palsu satu kasus, jadi ada 324 kasus kriminal selama ini,” ujarnya.

Sementara di bidang penyalahgunaan narkoba, Polresta Banda Aceh mengakui adanya peningkatan jumlah meski tak signifikan. Tahun 2018 lalu, pihaknya menangani 218 kasus, sementara tahun 2019 jumlah kasus yang ditangani sebanyak 258 kasus yang artinya meningkat sebanyak 40 kasus.

“Ada 379 orang tersangka yang terdiri dari 372 pria dan 7 orang wanita, untuk barang bukti yang diamankan ada 3.203,6 gram ganja kering serta 1.142.403,21 gram sabu,” kata Kapolresta.

Selain itu, untuk lalu lintas, jumlah kecelakaan yang terjadi di kota Banda Aceh menurun tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada 2018, sebanyak 311 kasus kecelakaan terjadi di Banda Aceh dan tahun ini hanya 299 kasus kecelakaan yang terjadi.

“Artinya, jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kota Banda Aceh menurun dua persen atau berkurang 12 kasus. Jika tahun kemarin satu orang korban meninggal dunia, tahun ini tidak ada, begitu juga dengan korban luka berat dan ringan yang menurun,” jelas Trisno.

Untuk pelanggaran lalu lintas, tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Dimana, jumlah pelanggar lalu lintas di Banda Aceh tahun ini sebanyak 4.513 pelanggar, sementara tahun 2018 sebanyak 3.074 pelanggar.

Para pelanggar lalu lintas ini terjaring razia petugas dalam sejumlah operasi yang dilakukan seperti Operasi Keselamatan Rencong 2019, Operasi Patuh Rencong 2019, Operasi Ketupat Rencong 2019 dan Operasi Zebra Rencong 2019.

Selain operasi, Polantas juga memberikan imbauan kepada masyarakat seperti mengunjungi sekolah, memasang spanduk imbauan dan lainnya serta mengedepankan teguran saat penindakan pelanggaran lalu lintas.

Trisno berharap agar masyarakat beserta stakeholder terkait dapat bekerjasama dengan pihaknya, sekaligus mengawasi kinerja personelnya untuk membangun citra Polri yang semakin baik hingga dapat bekerja secara profesional, moderen dan terpercaya.

Untuk kegiatan kedepan dalam pelaksanaan pergantian tahun baru Kapolresta Banda Aceh berharap untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif yang saat ini sudah aman tentram jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kamtibmas.

“Saya menghimbau bagi lapisan masyarakat, dalam menyambut tahun baru 2020, perbanyak berdoa dan lakukan hal yang bersifat positif lainnya, warga masyarakat tidak melakukan sweeping pada malam pergantian tahun, dilarang menyalakan petasan atau mercon, tidak ugal – ugalan dalam berkenderaan dana perbanyak zikir dengan mengharapkan Ridha kepada Allah, SWT” pungkas Trisno.

Diakhir Konferensi Pers, Trisno Riyanto mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak dan awak media atas dukungan dan partisipasinya khususnya dalam mendukung program-program Kepolisian menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.(red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus