Setelah Buruh dan Mahasiswa Demo, Kini Mahasiswa Muhammadiyah Aksi Tolak Omnibus Law

Setelah Buruh dan Mahasiswa Demo, Kini Mahasiswa Muhammadiyah Aksi Tolak Omnibus Law

0

wali-news.com, Bandar Lampung – Ratusan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah se Lampung rapatkan barisan ke Kantor DPRD Provinsi Lampung untuk menolak disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Aksi juga dihadiri kelompok Cipayung yang terdiri dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI).

Ketua IMM Lampung, Sahru Romadhon menjelaskan bahwasannya IMM Lampung telah membahas isi kandungan UU Cipta Kerja ini dan memberikan gambaran jelas bahwa negara melalui Pemerintah telah gagal secara epistemik dalam menjalankan kebijakan ekonomi dan politik.

“Kajian-kajian Omnibus Law UU Cipta Kerja telah mendapat penolakan dari berbagai unsur masyarakat dan aksi kami juga akan menyampaikan orasi penolakan UU Cipta Kerja”, ujar Sahru.

IMM Lampung terdiri dari unsur mahasiswa sehingga aksi yang dilakukan bersifat damai dan tidak akan anarkis seperti aksi pada 7 Oktober 2020. Kami paham apa yang dirasakan polisi dan satpol PP bila terjadi kerusuhan seperti kemarin.

“Kami pastikan tidak ada penyusup dalam aksi ini, dan bila terjadi aksi ricuh maka itu bukan berasal dari massa IMM maupun rekan-rekan Cipayung,” tegas Sahrun.

Editor : Ikhsan

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Jaga Kondusifitas Masuknya Barang – Barang Terlarang ,Lapas Kota Agung Adakan Razia Rutin Kamar Hunian WBP

wali-news.com, Tanggamus – Jaga kondusifitas dari barang-barang terlarang