Sidang Ketiga Dana Huntap Halsel. Ketua GPM Halsel : Tergugat Tidak Komprehensif

Sidang Ketiga Dana Huntap Halsel. Ketua GPM Halsel : Tergugat Tidak Komprehensif

0

Wali.News | Halsel – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Selatan menanggap jawaban BPBD Halsel dan BRI KCP Labuha tidak komprehensif dan tidak masuk akal, pada sidang ketiga Pengadilan Negeri Labuha terkait Dana Hunian Tetap di wilayah Gane dan Kepulauan Joronga , pada Hari Jum’at tanggal 30 April 2021.

Sementara itu, persidangan lanjutan ketiga dengan Nomor Perkara : 1/Pdt.G.S/2021/PN/Lbh terkait gugatan Dana Huntap pasca gempa bumi berkekuatan 7,2 SR tahun 2019 lalu ini diagendakan melakukan eksepsi atau mendengar jawaban tergugat.

Pihak BPBD Halsel dan BRI KCP Labuha meminta Majelis Hakim untuk menolak gugatan tersebut karena dianggap keterangan penggugat tidak lengkap dan lain sebagainya.

Menanggapi eksepsi dari tergugat, Ketua GPM Hamain Rusli S. Sos menyampaikan bahwa jawaban tergugat tidak masuk karena tidak relevan dan sangat tidak objektif apabila dibandingkan dengan kondisi yang dialami masyarakat.

“Pada saat proses penandatanganan Berita Acara pembuatan Huntap tidak pernah disosialisasikan dan tidak pernah dijelaskan dengan detail oleh Pihak BPBD Halsel kepada masyarakat penerima bantuan, sehingga dengan terpaksa masyarakat harus menandatangani sebagai penerima dana bantuan Huntap tersebut.” Ujar Ketua GPM Halsel, Harmain Rusli, S. Sos.

GPM Halsel meminta kepada Majelis Hakim agar menerima gugatan yang dilakukan oleh warga yang tertimpa gempa dan menolak keseluruhan dalil tergugat/termohon. Selain itu, GPM Halsel, secara kelembagaan akan terus mengawal setiap tahapan persidangan hingga putusan nanti ditetapkan di meja hijau. (YAZ)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Ramadhan, Remaja Pemuda Mandaong Menggelar Bakti Sosial Kepada Yayasan di Kab. Halsel

Pada perayaan bulan suci Ramadhan ini, Kelompok Remaja