Simpan Ekstasi, IRT ini Diciduk Polisi

Simpan Ekstasi, IRT ini Diciduk Polisi

0

Wali-news.com, Aceh Timur – Seorang ibu rumah tangga (IRT), SR (40) warga kecamatan Peureulak, Aceh Timur, diciduk Sat Resnarkoba Polres Aceh Timur, Rabu (16/5) kerena memiliki pil ekstasi.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro membenarkan tentang penangkapan yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polres Aceh Timur tersebut.

Kata dia, dari tangan tersangka polisi menemukan 153 pil ekstasi berbagai merek. “Benar, itu penangkapannya Rabu kemarin yang dilakukan oleh personel Sat Resnarkoba,” ujarnya Kamis (17/5) kemarin.

Kapolres menjelaskan, bisnis penjualan ekstasi itu terbongkar saat petugas memperoleh informasi dari masyarakat.

“Kita menerima informasi bahwa pelaku ditengarai oleh masyarakat sering melakukan transaksi narkoba jenis ekstasi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, sebelum dilakukan penangkapan, petugas yang menuju ke lokasi dari laporan warga itu melakukan penyamaran dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Setelah memastikan yang bersangkutan memiliki barang haram itu, petugas langsung melakukan penyergapan.

“Setelah diketahui, petugas langsung menyergap wanita itu dan berhasil diamankan barang bukti berupa 118 butir diduga pil ekstasi dengan logo omega warna pink dan 35 butir diduga pil ekstasi dengan warna coklat dengan logo Hurley,” jelas AKBP Wahyu Kuncoro.

Dari keterangan tersangka, ia mengaku mengedar kan ekstasi itu atas perintah seorang tersangka kasus sabu berinsial MN yang saat ini dititipkan di Rutan Idi, Aceh Timur.

Selain itu, SR mengaku dirinya baru kali ini melakukan transaksi obat-obatan terlarang ini. “Saat ini tersangka masih diperiksa untuk pengembangan lebih lanjut,” tambahnya. []


Sumber : Pikiranmerdeka co


Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Apes Nian Nasib Residivis Ini, Baru Saja Hirup Udara Bebas, Kedapatan Curi Ranmor, Poro Kembali Masuk Tahanan

Wali-news.vom, Banda Aceh – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)