Sinyal Mendes Positif,Bupati Abdya Akan Realisasikan BLT Untuk Warga

Sinyal Mendes Positif,Bupati Abdya Akan Realisasikan BLT Untuk Warga

0

Walinews-Aceh Barat Daya

Rencana Bupati Akmal Ibrahim,ingin memberikan Bantuan pokok,beberapa waktu lalu untuk warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tampaknya akan segera terealisasi.

Pasalnya Kementrian Desa telah memberi sinyal positif tentang kebijakan tersebut,hal itu di ucapakan oleh Akmal di akun media sosialnya,Jumat (10/04).

Kebijakan yang di ambil Bupati Abdya ini di nilai tepat oleh beberapa kalangan,karena mengingat kondis COVID-19 dimana mengharuskan warga untuk bertahan di rumah.

Di akun favebook nya Akmal Ibrahim menuturkan telah mendapat sinyal positif dari Mentri Desa,Pembangunan Daerah Tertinggal dan
transmigrasi (Mendes PDTT.

Hasil pengarahan dari Mendes PDTT kemarin, Desa sudah dibolehkan
menggunakan Anggaran Desa untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai
(BLT) kepada masyarakat. Bantuan ini senilai Rp. 600.000 per bulan, selama 3 bulan”. Ungkap Akmal

Selanjutnya Akmal juga mengatakan bahwa sasaran BLT ini dikhususkan
bagi masyarakat miskin saja, diluar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Artinya kembali jelas Bupati, Yang sudah menerima bantuan PKH dan BPNT maka secara otomatis tidak bisa lagi dimasukkan lagi sebagai penerima BLT.

Karena itu Akmal menginstruksikan kepada seluruh kepala desa di dalam Abdya agar segera mengajukan amprahan pencairannya.

“Desa-Desa sudah boleh mengajukan amprahan pencairan sekarang juga,
dengan syarat mengubah APBDes dengan mencantumkan anggaran BLT minimal 15 persen dari total dana yang dikelola oleh desa.

Desa yang mencantumkan anggaran BLT itu akan kita prioritaskan pencairannya,sedangkan yang tidak maka tidak akan diproses”. Tegasnya.

Untuk kekuatan hukumnya Akmal Ibrahim mengintruksikan Pemerintah Kabupaten Abdya segera mengirim surat edaran ke seluruh kepala desa.

Akmal meminta agar kepala desa benar benar melakukan pendataan secara benar dan transparan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Bukan hanya itu Akmal juga akan memberikan sanksi tegas bila ada kepala Desa yang bermain dengan data bodong.

“Bila ada yang berani melanggar aturan yang sudah ditetapkan maka akan dihukum dan dipecat. Kalau tak percaya, silahkan dicoba”. Tutup mantan wartawan senior itu.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV dan Suara Edukasi

Wali-news.com, Banda Aceh – Pada saat ini teknologi