Sosialisasi Empat Pilar, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Ponpes Inshafuddin Aceh

Sosialisasi Empat Pilar, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Ponpes Inshafuddin Aceh

0

Wali-news.com, Banda Aceh – Wakil Ketua MPR-RI, Dr. Ahmad Basarah, M.H, Jumat (08/10/21) lakukan kunjunga ke Pondok Pasanatren Modern Inshafuddin di Kota Banda Aceh.

Kunjungan Politisi PDIP itu turut didampingi oleh ketua DPD PDIP Aceh, Moslahuddin Daud beserta pengurusnya.

Kehadiran Wakil Ketua MPR RI itu disambut langsung oleh Pimpinan Pasantren Drs Tgk H Abdullah Usman beserta ketua yayasan Insafuddin Drs Burhanudin MK, serta penasehat yayasan Prof Azman Ismail, MA.

Selain bertatap muka dengan ratusan santri, Ahmad Basarah juga menyampaikan beberapa pesan Nasionalis dihadapan para santri.

Dalam pidatonya, dikatakan, Para Pejuang Indonesia terdahulu menemui formula untuk menghadapi Politik Adu Domba yang terjadi dilakukan oleh Belanda.

Yaitu dengan mempererat Persatuan dan Kesatuan, Hal ini diinisiasi oleh Para Pemuda, merka melakukan Ikrar Sumpah Pemuda dan ini menjadi titik awal hadirnya sebuah Bangsa yaitu Bangsa Indonesia.

Seperti halnya proses pembentukan Bangsa Indonesia ini, terdapat peran seorang tokoh dari Aceh, beliau adalah Dr. Teuku Muhammad Hasan, beliaulah yang meyakinkan Ki Bagus untuk mengubah Piagam Jakarta menjadi Pancasila dengan menghapus kata “Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam Bagi Pemeluk – Pemeluknya” menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”, kisah Basarah.

Kembali dikatakan, Hari ini di tanah air kita telah terjadi perang Ideologi baik dari barat dan timur.

Sementara idiologi Barat terdapat penyebaran paham individualisme dan kapatilisme yang menekankan Gaya Hidup bebas.

” bentuk nyata saat ini adanya penyebaran LGBT yang disahkan oleh 23 Negara di Dunia. Gaya hidup ini mulai di impor ke Indonesia dengan mengatasnamakan kebebasan dengan kampanye melalui Media Sosial “, Terang Politisi asal Jawa timur itu.

Sehingga terciptanya ancaman Idelogi Transnasional berupa Radikalisme yang mengajarkan kekerasan serta keinginan merubah Idoelogi Negara menjadi khilafah yang jelas bertentangan dengan Pancasila, Dikatakan Wakil Ketua MPR RI tegas.(CMA)

Editor : Abdar

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV dan Suara Edukasi

Wali-news.com, Banda Aceh – Pada saat ini teknologi