Surya Chandra Surapaty : BOKB Ini Bukan Sebagai Pengganti Dana APBD

Surya Chandra Surapaty : BOKB Ini Bukan Sebagai Pengganti Dana APBD

0
Kepala BKKBN, Surya Chandra Surapaty

wali-news, Banda Aceh – Dalam rangka penguatan pelaksanaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), sejak tahun 2008 Pemerintah mengalokasikan dukungan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang merupakan dana yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan  membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Hal itu disampaikan kepala BKKBN Pusat, Surya Chandra Surapaty, melalui sekretaris utama BKKBN, Nofrijal dalam sambutannya, pada pembukaan Sosialisasi dan Konsultasi Pelaksanaan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Keluarga Berencana  Tahun 2017, yang digelar di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Rabu (1/2) malam.

“Sejak tahu 2008, perhatian pemerintah untuk alokasi DAK ini sangatlah besar, dari tahun ke tahun, jumlan Kabupaten/kota maupun jumlan dana mengalami peningkatan yang cukup berarti (signifikan). Bahkan sejak tahun 2016, DAK yang semula diprioritaskan hanya untuk pemenuhan  kebutuhan sarana dan prasarana fisik, mulai tahun 2016, DAK juga dialokasikan untuk Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dengan total anggaran yang cukup besar,” kata Nofrijal.

Dia menyebutkan, alokasi BOKB merupakan dukungan dalam membantu membiayai kegiatan-kegiatan khusus untuk penguatan penggerakan dan menjamin ketersediaan kontrasepsi setiap fasilitas pelayanan kesehatan serta terlaksananya pelayanan KB di lapangan. BOKB ini secara garis besar diperuntukkan pada pembiayaan operasional balai penyuluhan KB di tingkat kecamatan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi dari gudang kabuapten/kota ke fasilitas kesehatan/klinik KB.

“Sekali Iagi saya tekankan bahwa BOKB ini bukan sebagai pengganti dana APBD yang selama ini telah membiayai penyelenggaraan program KKBPK di kabupaten/kota,” ujarnya

Kegiatan sosialisasi dan konsultasi bertemakan “kita tingkatkan sinegritas pembiayaan pusat dan daerah dalam mendukung program kependudukanm keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK)”, dibuka oleh Sekretaris Utama BKKBN.

Turut dihadiri Gubernur Aceh diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, Kamaruddin Andalah, Pejabat pimpinan tinggi Madya BKKBN, para Pejabat pimpinan tinggi Pratama BKKBN, Pada Kepala ODP KB kabupaten/kota pada provinsi regional I dan kepala BKKBN perwakilan  provinsi Aceh.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

AMM Lakukan Aksi Mogok Makan di Halaman DPR Aceh

Wali-nees, Banda Acwh- Anak Muda Menggugat ( AMA)