Tanggapi Informasi Percobaan Penculikan Anak, Polsek Kuta Alam Berikan Imbauan

Tanggapi Informasi Percobaan Penculikan Anak, Polsek Kuta Alam Berikan Imbauan

0

wali-news.com, Banda Aceh – Kepolisian Sektor Kuta Alam Banda Aceh menerima informasi adanya percobaan penculikan murid Sekolah Dasar Negeri 24 Lampineung,Selasa (21/3)

Informasi tersebut diterima oleh Wakapolsek dari warga setempat, berdasarkan informasi tersebut Anggota Polsek langsung mendatangi sekolah tersebut guna melakukan interogasi kepada murid dan guru.

Kapolsek Kuta Alam AKP Syukrif Panigoro menerangkan kronologis kejadian tersebut,bahwa  Seorang murid berinisial Q.A,saat pulang sekolah masih di dalam perkarangan sekolah SDN 24 diajak oleh orang yg tidak dikenal dengan modus disuruh jemput oleh orang tua yang bersangkutan, akan tetapi murid tersebut tidak mau di karenakan tidak mengenali orang tersebut.

” Yang menjemput ini seorang laki-laki usia sekitar 40 tahun punya ciri-ciri warna kulit sawo matang wajah bulat,tinggi 155 cm serta membawa anak berseragam sekolah,” bebernya.

Dengan adanya percobaan penculikan anak ini dia mengimbau kepada semua pihak agar lebih peduli terhadap murid-muridnya.

“Jangan mudah percaya pada siapapun jikalau memang ragu silahkan konfirmasi dengan orang tua wali murid, cek dan aktifkan serta perbanyak camera CCTV yg ada di sekolah-sekolah khususnya disudut-sudut sekolah yang rawan terjadinya tindak kriminal,”imbaunya.

Syukrif menegaskan bahwa securty atau satpam yang ada di sekolah harus diberdayakan serta jangan membiarkan orang  masuk  ke lingkungan sekolah tanpa ditanya identitas dan keperluannya terlebih dahulu.

“Bagi para org tua jadikan ini sebagai pelajaran dan jangan sepenuhnya melepas anak-anaknya ke pihak sekolah. Apapun ceritanya kita sebagai org tua yg harus lebih care dan peduli terhadap anak-anak kita.Jangan pernah telat menjemput anak sepulang sekolah sekalipun telat tolong ada upaya untuk komunikasi dengan pihak sekolah,” ujarnya.

AKP Syukrif bersyukur,kejadian tersebut tidak sempat menelan korban lantaran adanya pengawasan serta kewaspadaan pihak sekolah.

“Alhamdulillah kejadian ini belum sempat terjadi, Mari kita sama sama mencegahnya,kalau bukan kita selaku orang tua siapa  lagi yang akan lebih peduli terhadap keselamatan anak-anak kita,” ucapnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV dan Suara Edukasi

Wali-news.com, Banda Aceh – Pada saat ini teknologi