Tanpa Sebab, Oknum TNI AU Lanud Sulaeman Aniaya Korban Hingga Terluka

Tanpa Sebab, Oknum TNI AU Lanud Sulaeman Aniaya Korban Hingga Terluka

0

wali-news.com, Bandung – Sangat disesalkan sekali oleh warga Cikambuy Girang RT 05 RW 06 Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, dimana salah seorang oknum anggota TNI AU Lanud Sulaeman, telah melakukan tindakan penganiayaan terhadap salah seorang warga “Babay” tanpa sebab.

“Warga yang dianiaya (Babay) itu adalah seorang Ketua RT-nya sang pelaku”.

Berawal dari korban Babay, selaku Ketua RT 05 RW 06 Kampung Cikambuy Girang, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, yang
berkunjung ke rumah H Ibrahim, yang kebetulan jarak rumah H Ibrahim dan Ketua RT Babay tidak begitu jauh.

Pertemuan yang berlangsung pada Jum’at malam (01/03) jam 19.30 WIB itu, membahas seputar tanah yang akan dijual oleh H Ibrahim. Namun dalam pertemuan itu, hadir pula oknum TNI AU Lanud Sulaiman Kol DY. Selain itu, Kol DY juga membawa sekitar 11 temannya memakai kendaraan bermotor.

Selang beberapa jam, sekitar pukul 20.30 WIB, entah apa yang terjadi, oknum tersebut cekcok dengan Ketua RT Babay, dan melakukan pemukulan menggunakan sangkur, ke pelipis Babay, hingga terluka parah dan berdarah.

Menurut Ceuceu, yang menyaksikan langsung peristiwa itu mengatakan,” Ini adalah salah satu kearogansian seorang oknum TNI Lanud Sulaiman, yang telah melakukan penganiayaan terhadap warga, karena tanpa sebab apa-apa dan Ketua RT Babay pun tanpa punya salah kepada oknum itu, tapi kenapa dia menghantamkan sangkurnya ke pelipis kiri Babay hingga berdarah dan terluka,” jelas Ceuceu, salah seorang warga yang menyaksikan dan mengikuti pertemuan dirumah H Ibrahim.

” Saya pun berusaha mengamankan Pak Babay, karena tanpa ada masalah, namun main hantam saja, hingga terluka. Apakah oknum TNI disiapkan untuk membantai warga atau untuk mengayomi warga. Saya pun sudah melaporkan ke POM, namun sayang laporan saya harus menunggu hasil visum, dan pelaku penganiayaannya sampai saat ini belum diamankan, bahkan masih berkeliaran,” ungkap Ceuceu.

Babay yang sangat dikenal baik oleh warganya itu, dan belum pernah melakukan hal-hal yang di luar nalar itu, membuat banyak simpatik dari warga, bahkan waktu, JayantaraNews.com menyambangi rumahnya, para warga pun berkumpul dan saling memberikan informasi tentang kebaikan Ketua RT Babay.

Bahkan salah seorang warga yang sering dipanggil emba pun mengatakan,” Pak RT ini sangat baik sekali terhadap warganya, termasuk kepada saya. Bahkan yang saya rasa, Pak RT sangat baik dan bijak. Masalah rumah kavling pun saya bayar 500 ribu aja, ngga pernah bilang atau pun ngambek, bahkan pembayaran rumah saya dicicil pun Pak RT ngga pernah ngomong apa-apa. Maka dengan kejadian ini, saya turut prihatin, kok bisa-bisanya orang yang telah baik kepada warganya, eeh malah warga RT nya sendiri yang menganiaya, seorang aparat lagi,” jelasnya.

Dalam masalah yang menimpa Ketua RT Babay, sangatlah tidak mencerminkan sebagai pengayom dan telah mencoreng nama institusi itu sendiri, karena dengan bergerombol, memakai motor sebanyak 6 motor itu, seperti gank motor yang akan melakukan penyerangan.

Sementara, Ketua RT Babay sampai saat ini kondisinya masih babak belur, dan masih belum sehat.

” Saya akan terus berupaya untuk melaporkan, dan terus berupaya memperjuangkan keadilan. Kalau memang POM Lanud tidak mau dan tidak berusaha memproses permasalahan ini, maka saya akan melaporkan kembali hal ini kepada Kodam,” jelasnya. (Jayantaranews.com)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

400 Personel Polresta Banda Aceh Ikuti Ujian Psikotes

wali-news.com, Banda Aceh – Sebanyak 400 Personel polisi di