Usai Duel, Polisi Amankan Bendera Bintang Bulan, Amunisi, Kaos Petugas Pendopo Bupati Serta ATM Atas Nama Ramli MS

Usai Duel, Polisi Amankan Bendera Bintang Bulan, Amunisi, Kaos Petugas Pendopo Bupati Serta ATM Atas Nama Ramli MS

0

wali-news.com, Meulaboh – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat berhasil mengamankan pelaku berinisial Z (25), diduga telah melakukan perampokan terhadap seorang petugas kepolisian, pada Senin (4/3) malam, sekitar pukul 22.30 WIB di kawasan jalan Generasi, Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Sebelumnya polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, 40 butir Amunisi, Megazine, KTP dan selembar bendera Bintang Bulan, yang ditinggalkan di dalam pelaku di jok motor tersebut.

Berdasarkan identitas yang tertera di KTP, pelaku adalah warga desa Seuneubok Lhong Kecamatan Arongan Lambalek dan merupakan anggota Satgas salah satu Parpol di Aceh Barat.

Pasca aksi kejadian tersebut, pelaku yang berinisial Z berhasil di tangkap, pelaku langsung ditahan di Polres Aceh Barat. Ia diamankan Rabu (6/3), sekitar pukul 06.00 WIB pagi.

Kepala Polres Aceh Barat, Raden Bobby Aria Prakasa SIK mengatakan, pemilik sepmor itu diamankan dalam waktu kurang 2×24 jam. Sebelum motor itu ditinggalkan, pemiliknya ternyata sempat duel atau berkelahi dengan anggota kepolisian yang berbaju preman. Kata Bobby kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolres Aceh Barat. Rabu, (6/3/19).

“Saat itu anggota kami bersama rekannya sedang melintas di Jalan Generasi, tiba-tiba dibuntuti oleh pemilik sepmor. Anggota kami dibuntuti hingga satu kilometer, sebelum terjadinya keributan,” kata Bobby.

Dalam duel itu pemilik sepmor itu kalah dan akhirnya melarikan diri. Pelaku sebelum berkelahi sempat mengeluarkan borgol dari saku celana dan hendak memborgol angotan kami, dan terjadi perlawanan hingga berujung duel dan pelaku melarikan diri. Ujarnya.

Selain itu, Bobby menerangkan, pihaknya telah berhasil mengamankan beberapa barang bukti yakni, satu lembar ATM Bank Mandiri warna silver atas nama Ramli MS, kaos berwarna merah lengan panjang bertuliskan petugas pendopo Bupati, dua indentitas berupa KTP bernama Zulhelmi dan Nyak Khop, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor bernama Muhammadin dengan nomor Polisi BL 5397 ED.

Barang bukti lainnya yaitu tujuh buah kunci pas, satu buah obeng, dua buah kunci sepeda motor merek honda, telepon genggam merek vivo, sendal kulit berwarna coklat, tas kecil merek bilson, dan selembar kertas berwarna putih bertuliskan doa serupa seperti azimat. Tambahnya.

“Dari beberapa barang bukti yang kami temukan, kami akan terus melakukan pengembangan dan mendalami atas motif tersangka ini,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau hukuman 20 tahun penjara. (Red).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Hubungan Bupati Dan Wakil Bupati Aceh Barat Sangat Baik Dan Harmonis

wali-news.com, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan