Walau di Guyur Hujan Shalat Tarawih Malam Pertama di Masjid Baiturrahman di Laksanakan Dengan SOP Covid-19

Walau di Guyur Hujan Shalat Tarawih Malam Pertama di Masjid Baiturrahman di Laksanakan Dengan SOP Covid-19

0

Walinews-Banda Aceh

Kendati hujan deras sempat mengguyur kota Banda Aceh namun jamaah tarawih malam pertama Ramadhan ini tetap antusias mengikuti ibadahnya hingga selesai.

Pantauan wali-news.com,Kamis(23/04)malam Ratusan Umat Islam melaksanakan ibadah salat Tarawih di mesjid Baiturrahman,mesjid tertua di kota Banda Aceh.

Pengurus mesjid sebelumnya sempat membagikan masker kepada jamaah yang hadir yang ibgin melaksanakan tarawih berjamaah guna pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

Kendati hujan deras mengguyur pelataran mesjid itu,sebagian jamaah terpaksa shalat di areal bawah tanah mesjid guna menhindari hujan.

Kali ini berbeda seperti biasanya dari tarawih sebelumnya dimana panitia mesjid membentang sajadah untuk jamaah,namun kali ini jamaah membawa sajadah masing masing.

Imam Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Prof Tgk H Azman mnuturkan,pelaksanaan shalat tarawih berjamaah tetap mengacu kepada tatacara SOP Covid-19 yangbtelah di tetapkan oleh pemerintah.

Kami meminta,lanjut Ketua Imam itu,agar jamaah membawa sajadahnya masing masing serta menghimbau mereka yang sakit tidak melaksanakan tarawih di mesjid.Ucaonya.

Upaya yang kita lakukan ini sebagai betuk antisipasi penyebaran Cocid-19 yang telah meresahkan kita semua,Alhamdulillah shalat kita malam ini selesai dengan khusyuk kendati sempat di guyur hujan,Tutup Azman.

Pellaksanaan shalat tarawuh secara berjamaah ini tetap di laksanakan menyusul Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh,mengeluarkan taushiyah tentang tata cara pelaksanaan ibadah bulan Ramadhan 1441 Hijriah dan kegiatan keagamaan lainnya di tengah pandemi Covid-19.

Dari 13 poin yang disampaikan dan taushiyah tersebut. Salah satunya, membolehkan masyarakat melaksanakan shalat fardhu, Tarawih, Witir, dan shalat Hari Raya Idul Fitri secara berjamaah di masjid atau mushalla meskipun sedang menghadapi wabah Covid-19.
Taushiyah Nomor 5 Tahun 2020 tanggal 21 April 2020, ini dikeluarkan MPU Aceh untuk menjawab kegelisahan masyarakat.(CMA)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Disdik Aceh dan Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek E-Pembelajaran Berbasis TV dan Suara Edukasi

Wali-news.com, Banda Aceh – Pada saat ini teknologi