Wali Kota Banda Aceh Jamu Wali Kota Higashimatsushima, Kerjasama Kedua Kota Berlanjut

Wali Kota Banda Aceh Jamu Wali Kota Higashimatsushima, Kerjasama Kedua Kota Berlanjut

0

wali-news.com, Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Gala Dinner di Pendopo, Minggu (23/12/2018) malam.

Kegiatan ini digelar dalam rangka menjamu Wali Kota Higashimatsushima, Iwao Atsumi dan rombongan yang berkunjung ke Banda Aceh. Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman yang menerima kehadiran Iwao Atsumi dan rombongan, menjamu tamu dari Jepang tersebut dengan masakan khas Aceh.

Hadir juga Koordinator CoMU Project, Wakiko Ito, Chitsato Oguma (HOPE), Yusuke Kaneko (TSBM Solar Panel, Tokyo), Kawaguchi Takafumi (PNS Higashi), Kae Yamagata (Masyarakat HMC bidang pencegahan bencana) dan nelayan sukses Jepang, Otomo Yasuhiro.

Sementara dari jajaran Pemko juga hadir Wakil Wai Kota, Drs H Zainal Arifin, Sekdakota, Ir Bahagia DiplSE, Ketua TP PKK Kota, Hj Nurmiaty AR, Ketua DWP Banda Aceh, Ir Buraida Bahagia, para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten dan para Kepala SKPD.

Dalam sambutannya, Aminullah mengampaikan ucapan selamat datang kepada Iwao Atsumi bersama rombongan ke Banda Aceh. Kata Aminullah, kedatangan Wali Kota Higashi merupakan langkah positif dalam rangka melanjutkan kerjasama kedua kota yang telah berjalan kurang lebih lima tahun. Banda Aceh dan Higashi, lanjut Aminullah, berkomitmen melanjutkan kerjasama yang telah terjalin. Dari kerjasama ini telah melahirkan sejumlah program yang sangat bagus, seperti pertukaran para masyarakat nelayan, budidaya tiram dan progam positif lainnya.

“Budidaya tiram kami telah pelajari dari Higashi. Untuk tahun depan Pemko telah mengganggarkan dana untuk program ini. Kita punya lokasi yang luas, dan masyarakat kita menyambutnya dengan baik,” ungkap Aminullah kepada Iwao Atsumi.

Kata Aminullah, ketika program ini nanti berjalan, dirinya berharap pihak Higashimatsushima terus memberi dukungan agar berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang ditargetkan.

“Kita komit dorong budidaya tiram dengan tekhnologi modern untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di kota ini,” ujar Aminullah.

Aminullah berharap, kerjasama Banda Aceh dan Higashimatsushima kedepannya akan semakin kuat dan kokoh.

Wali Kota Higashimatsushima sendiri mengungkapkan semangat yang sama. Dirinya selalu mendoakan Banda Aceh yang memliki sumber daya alam yang bagus, kehidupan masyarakatnya akan terus mengalami peningkatan dari kerjasama yang dibangun kedua kota.

“Bersama Saya ada juga ikut nelayan sukses, Otomo yang ingin berbagi ilmu dengan para nelayan disini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Iwao Atsumi mengungkapkan dua hal istimewa bertepatan dengan kehadirannya di Banda Aceh, yakni acara sunatan putra Wali Kota Banda Aceh dan Ultah Kaisar Jepang.

Terkait dengan jamuan makanan khas Aceh, Iwao merasa tertantang untuk mencicipi kuliner Aceh yang selalu dipromosikan Aminullah dengan label 3E.

“Akan Saya buktikan malam ini, apakah masakan khas Aceh benar benar enak, enak sekali dan enaaaaaak sekali,” ujar Iwao Atsumi dalam bahasa Jepang dan disambut tepuk tangan hadirin yang memenuhi pendopo Wali Kota.

Pada Gala Dinner ini, tamu dari Jepang juga disuguhi penampilan para penari Banda Aceh yang menampilkan tari Saman dan Rapai Geleng. Tarian jni mendapat applaus tamu dari Negeri Sakura tersebut.

Diakhir pertemuan, Aminullah dan Iwao Atsumi saling tukar cindera mata. Aminullah juga dipasangkan pin Olimpiade yang akan digelar di Tokyo tahun 2020 nanti. (mkk)

Aminullah Doakan Warga Banten Kuat Hadapi Cobaan

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE AK MM ikut berduka atas bencana tsunami yang melanda Banten dan sekitarnya serta beberapa wilayah di pesisir Lampung.

“Saya dan warga Banda Aceh ikut berduka atas musibah yang menimpa saudara kita di Banten dan Lampung,” ujarnya Minggu (23/12/2018) malam disela sela menerima kedatangan Wali Kota Higashimatsushima di pendopo.

Katanya, semua yang terjadi merupakan cobaan dari Allah SWT. Bencana memang bisa datang kapan saja sesuai kehendak yang maha kuasa.

“Ini adalah cobaan dari Allah SWT. Saya dan masyarakat Banda Aceh akan mendoakan agar saudara kami di Banten dan Lampung diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Sebagai mana diketahui, tsunami terjadi di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam. Tsunami ini terjadi akibat gempa tektonik dari meletusnya anak Gunung Krakatau. Dampaknya terjadi gelombang raya yang menerjang Kabupten Pandeglang Banten dan wilayah pesisir di Lampung.

Dampak dari bencana ini, 222 orang meninggal dunia, 843 luka luka dan 28 orang masih dinyatakan hilang. Sementara kerusakan materi tercatat meliputi 556 unit rumah, 9 unit hotel, 60 warung kuliner, dan 350 kapal dan perahu dinyatakan rusak. (red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Rumah Yatim Terima Bantuan Dari Satbrimob Polda Aceh dan Bhayangkari

Banda Aceh – Personil Satbrimob Polda Aceh dan Pengurus